Bupati Sidrap Tinjau Pertanian dan Dampak El Nino
- 12 Sep 2026 13:20 WIB
- Makassar
RRI. CO.ID, SIDRAP - Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Pitu Riawa dan Pitu Riase, Jumat (11/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi pertanian sekaligus mengevaluasi pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah daerah.
Di Kecamatan Pitu Riawa, Syaharuddin didampingi Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andi Patahangi, sejumlah kepala OPD terkait, serta Forkopimcam. Rombongan meninjau areal persawahan yang dipersiapkan untuk pelaksanaan program Intensifikasi Padi 300 (IP 300).
Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan indeks pertanaman padi hingga tiga kali dalam setahun. Melalui IP 300, Pemkab Sidrap mendorong peningkatan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
| Baca juga: Panen Raya di Sidrap, Gabah Tembus 11,6 Ton |
Kesiapan lahan dan dukungan sarana pendukung menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut. Selain sektor pertanian, Bupati juga meninjau lokasi yang dipersiapkan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Pitu Riawa.
Koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat desa, terutama dalam penyediaan sarana produksi pertanian, pemasaran hasil panen, hingga layanan simpan pinjam. Usai dari Pitu Riawa, Syaharuddin melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Pitu Riase. Di wilayah tersebut, ia meninjau langsung areal persawahan yang mengalami gagal panen akibat kemarau panjang dan dampak El Nino.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap produktivitas dan pendapatan petani. Syaharuddin menyampaikan keprihatinannya sekaligus menjadikan kondisi itu sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat langkah antisipasi.
"Saudara kita di sawahnya gagal panen karena kemarau panjang. Tapi ini menjadi pelajaran. Ke depan kita akan dorong dan masukkan program listrik masuk sawah agar kejadian seperti ini tidak terulang," ujar Syaharuddin.
Menurutnya, program Listrik Masuk Sawah diharapkan dapat membantu petani memperoleh dukungan pengairan, terutama saat menghadapi musim kemarau panjang dan kondisi iklim ekstrem. Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidrap memastikan program pertanian berjalan sesuai kebutuhan masyarakat sekaligus merespons persoalan yang dihadapi petani.
Pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan infrastruktur dan program pendukung pertanian agar produktivitas tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim. Dengan pemantauan langsung ke lapangan, Pemkab Sidrap berharap kebijakan pertanian yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....