Satgas Pangan Pantau Harga Beras dan Stok di Sidrap
- 10 Sep 2026 10:29 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, SIDRAP - Satgas Pangan Mabes Polri bersama sejumlah instansi terkait melakukan pengawasan ketersediaan, mutu, distribusi, dan harga pangan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (9/9/2026). Pengawasan tersebut secara khusus menyasar komoditas beras, mulai dari kondisi stok hingga harga jual di tingkat pedagang. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Tim gabungan terdiri dari Satgas Pangan Pideksus Bareskrim Polri, Polda Sulawesi Selatan, Polres Sidrap, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Bulog Cabang Sidrap, DTPHPKP Sidrap, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap. Sejumlah lokasi menjadi sasaran pemantauan, di antaranya Pasar Pangkajene, Pasar Modern Sidrap, serta beberapa penggilingan padi. Tim mengecek stok beras, mutu pangan, kelancaran distribusi, hingga kesesuaian harga jual, khususnya beras premium.
Satgas Pangan Pideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Egy Andrian Suez mengatakan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas pangan, terutama beras, dari sisi ketersediaan maupun harga. “Kami ingin memastikan ketersediaan pangan, khususnya komoditas beras, baik dari sisi stok maupun harga. Pemerintah sudah menetapkan harga melalui ketentuan Badan Pangan Nasional sehingga perlu dilakukan pengawasan agar harga yang dibayarkan masyarakat tetap sesuai aturan,” ujarnya.
Selain memantau pasar, tim turut mengecek pasokan beras di Bulog Cabang Sidrap. Pengawasan kemudian dilanjutkan ke sejumlah penggilingan padi untuk melihat kondisi stok dan memastikan rantai pasok berjalan dengan baik.
Pemeriksaan di penggilingan dilakukan mulai dari ketersediaan gabah, proses produksi, hingga beras yang siap dipasarkan. Langkah ini dinilai penting karena stok di tingkat penggilingan turut menentukan ketersediaan beras di pasaran.
Sidrap menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena dikenal sebagai sentra produksi beras di Sulawesi Selatan. Tingginya produksi padi perlu diikuti distribusi yang lancar agar ketersediaan beras tetap terjaga dan harga tidak mengalami gejolak.
Tim gabungan juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan distribusi maupun praktik penjualan yang tidak sesuai ketentuan pemerintah. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya konsumen, agar memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar dan sesuai regulasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit 3 Subdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Sulsel AKP Jabbar, S.H., M.H., Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Welfrick Krisyana Ambarita, Trisna Hardi Saputra dari Bapanas RI, serta Dra. Hj. Erniwati Thamrin, M.M., dari Dinas Ketahanan Pangan Sulsel. Pengawasan lintas instansi ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat Sidrap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....