Jembatan Salajangki Gowa Capai Progres Pembangunan 34 Persen
- 08 Sep 2026 12:14 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, GOWA - Harapan warga Desa Salajangki, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, untuk memiliki akses jembatan yang lebih memadai perlahan mulai terwujud. Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI di Sungai Jatia, Dusun Jatia, terus dikebut dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat, Selasa (8/9/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu pekerjaan infrastruktur yang dinantikan masyarakat. Selain menjadi jalur penghubung antarwilayah, keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian, perekonomian, serta mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pengerjaan Jembatan Beton Tahap VI kini telah mencapai progres sekitar 34 persen. Sejumlah personel gabungan dari Yonzipur, Zibang, Yon Tempur, dan Babinsa Kodim 1409/Gowa terlihat bekerja bersama warga dalam melanjutkan pembangunan.
Kegiatan pembangunan berlangsung dalam suasana gotong royong. Warga secara sukarela ikut membantu prajurit, mulai dari mengangkat material hingga mendukung proses pengerjaan struktur jembatan. Keterlibatan masyarakat tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Pembangunan yang dikerjakan secara bersama-sama juga diharapkan dapat mempercepat penyelesaian jembatan sehingga segera dimanfaatkan masyarakat.
Bagi warga Dusun Jatia, pembangunan jembatan ini memiliki arti penting. Akses yang lebih baik diyakini akan memudahkan masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian, menjalankan aktivitas ekonomi, maupun bepergian ke wilayah lain.
Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam proses pembangunan tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. "Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara personel gabungan dan masyarakat Desa Salajangki. Pembangunan jembatan ini bukan hanya soal fisik infrastruktur semata, tetapi juga tentang bagaimana kita merawat kebersamaan dan gotong royong sebagai identitas bangsa," ujar Gilang.
| Baca juga: Pembangunan Jembatan Sungai Jatia Dikebut |
Ia berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama pengerjaan dapat terus dipertahankan hingga pembangunan jembatan rampung. Dukungan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran proses pembangunan di lapangan.
Menurutnya, kehadiran TNI dalam pembangunan infrastruktur di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menyelesaikan pekerjaan fisik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dan kepedulian antara prajurit dengan masyarakat.
Dengan progres yang telah mencapai 34 persen, pembangunan Jembatan Beton Tahap VI di Sungai Jatia diharapkan terus berjalan sesuai tahapan. Jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan mendukung peningkatan aktivitas masyarakat Desa Salajangki.
Semangat gotong royong yang terlihat di lokasi pun menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan jembatan tersebut. Prajurit dan warga bekerja berdampingan dengan satu tujuan, menghadirkan akses yang selama ini dinantikan masyarakat.
Pembangunan ini sekaligus memperlihatkan bahwa infrastruktur tidak hanya dibangun dengan material dan tenaga, tetapi juga dengan kebersamaan. Dari Dusun Jatia, semangat TNI dan rakyat kembali menunjukkan bahwa pekerjaan berat dapat menjadi lebih ringan ketika dikerjakan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....