Anggaran Cair, Cabor Bantaeng Harap Prestasi Meningkat di Porprov 2026
- 06 Sep 2026 20:21 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Bantaeng - Pencairan tahap pertama dana hibah untuk KONI Kabupaten Bantaeng mendapat respons positif dari pengurus cabang olahraga. Dukungan anggaran tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet di tengah keterbatasan anggaran olahraga akibat kebijakan pemerintah terkait pembatasan belanja.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng mencairkan tahap pertama dana hibah dari total anggaran sekitar Rp2 miliar yang tercantum dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah atau NPHD. Pencairan tersebut disampaikan dalam rapat kerja KONI Kabupaten Bantaeng yang berlangsung pada Jumat, 4 September 2026.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Bantaeng, Firdaus, menyampaikan bahwa dana dalam NPHD tersebut akan dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama telah diterima dan selanjutnya digunakan berdasarkan perencanaan yang telah disusun untuk mendukung program pembinaan prestasi.
“Penyalurannya sendiri itu kan sesuai dengan perencanaan awal. Jadi sebelumnya memang kita sudah punya perencanaan anggaran yang sudah dibuat dan untuk saat ini kami fokus pada pembinaan prestasi,” kata Firdaus saat dihubungi RRI, Minggu 06 September 2026.
Dalam rencana penggunaan anggaran tersebut, sekitar 91,26 persen dialokasikan untuk pembinaan prestasi, sedangkan 8,74 persen digunakan untuk kebutuhan operasional KONI Kabupaten Bantaeng. Porsi terbesar untuk pembinaan diharapkan dapat memberikan ruang bagi cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kompetisi.
Salah satu pengurus cabang olahraga yang merespons kebijakan tersebut adalah Sekretaris Umum Cabang Olahraga Akuatik Kabupaten Bantaeng, Abd. Rafik. Ia mengapresiasi komitmen KONI Bantaeng untuk tetap memberikan perhatian terhadap pembinaan prestasi meskipun dukungan anggaran olahraga masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurut Rafik, anggaran tersebut memang belum sampai secara langsung kepada pihak pengurus cabang olahraga. Namun, ia menilai rencana pengalokasian anggaran yang lebih besar untuk pembinaan merupakan langkah positif dan menunjukkan adanya perhatian terhadap kebutuhan cabor serta atlet di Kabupaten Bantaeng.
Rafik juga menyebut dukungan KONI Bantaeng selama ini sudah cukup membantu cabang olahraga di tengah kondisi anggaran yang terbatas. Kebijakan pemerintah terkait pembatasan anggaran disebut turut memberikan dampak terhadap kemampuan pembiayaan kegiatan olahraga, sehingga dukungan dari KONI menjadi salah satu hal yang dinilai penting.
Ia berharap pencairan anggaran dan peningkatan dukungan terhadap pembinaan dapat memberikan dampak langsung terhadap persiapan atlet. Dengan dukungan yang lebih optimal, setiap cabang olahraga di Bantaeng diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan, persiapan kompetisi, serta capaian prestasi.
Rafik juga berharap seluruh cabang olahraga di Kabupaten Bantaeng dapat memanfaatkan dukungan anggaran tersebut untuk meningkatkan prestasi pada Porprov Sulawesi Selatan maupun berbagai ajang multiolahraga lainnya pada masa mendatang. Harapan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dan terukur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....