Tim TCK-EMT Utusan Dinkes Makassar Beri Trauma Healing Pascagempa di NTT
- 05 Sep 2026 14:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Jarak ratusan kilometer dari Kota Makassar tidak menjadi penghalang bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar untuk hadir membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui Tim Tenaga Cadangan Kesehatan–Emergency Medical Team (TCK-EMT) Komposit, Dinkes Makassar mengirimkan tenaga kesehatan guna memperkuat pelayanan medis sekaligus memberikan pendampingan psikososial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang masih mengalami trauma pascabencana.
Ditengah kondisi wilayah yang masih kerap diguncang gempa susulan, kehadiran tim kesehatan dari Makassar tidak hanya difokuskan pada pemeriksaan dan pengobatan. Pemulihan psikologis anak-anak juga menjadi perhatian utama melalui kegiatan trauma healing dan edukasi.
Anggota Tim TCK-EMT Komposit, Muhammad Kasbi, mengatakan kondisi anak-anak di wilayah terdampak secara umum mulai berangsur pulih. Namun, sebagian di antaranya masih merasa takut setiap kali terjadi gempa susulan. "Anak-anak beberapa masih trauma dan takut jika ada gempa susulan. Meskipun aktivitas belajar mengajar sudah dilaksanakan, tetapi sebagian masih dilakukan di luar gedung sekolah untuk mengantisipasi jika terjadi gempa susulan," ujar Kasbi saat dikonfirmasi, Jumat, 4 September 2026.
Kasbi menjelaskan, selama hampir dua pekan bertugas di Kabupaten Ende, tim masih beberapa kali merasakan gempa susulan. Kondisi tersebut membuat pendampingan psikologis terhadap anak-anak tetap menjadi kebutuhan penting di tengah proses pemulihan. "Kondisi anak-anak pascabencana sudah berangsur pulih. Beberapa gempa susulan yang dirasakan masih sering terjadi selama hampir dua pekan kami di sini," katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan mental anak-anak, Tim TCK-EMT Komposit Makassar menggelar trauma healing dan edukasi di SD Inpres Ngalupolo serta SD Katolik Ngalupolo yang berada di wilayah kerja Puskesmas Ngalupolo. "Kami Tim TCK-EMT melakukan trauma healing dan edukasi kepada anak-anak di dua sekolah di wilayah kerja Puskesmas Ngalupolo, yaitu SD Inpres Ngalupolo dan SD Katolik Ngalupolo," ujar Kasbi.
Pelayanan juga menjangkau Desa Reka, salah satu wilayah terluar dalam cakupan pelayanan Puskesmas Ngalupolo. Di lokasi tersebut, tim memberikan pelayanan kesehatan sekaligus trauma healing kepada siswa SD Katolik Reka. Kehadiran Dinas Kesehatan Kota Makassar melalui Tim TCK-EMT merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang memadai.
Sebelumnya, tim juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan rawat jalan, skrining kesehatan dasar, pemantauan tanda-tanda vital, pelayanan kefarmasian, hingga edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan penyakit menular. Di Desa Wolokota dan Desa Kekasewa, Kecamatan Ndona, tim kesehatan telah memberikan pelayanan kepada sedikitnya 138 warga terdampak gempa.
Meski demikian, tugas kemanusiaan tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Sejumlah lokasi pelayanan berada di kawasan pegunungan dengan akses jalan yang cukup ekstrem sehingga tim harus menggunakan kendaraan berpenggerak empat roda untuk mencapai desa-desa terdampak. Namun, keterbatasan akses dan medan yang berat tidak menyurutkan semangat para tenaga kesehatan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Tim TCK-EMT, pelayanan di daerah bencana bukan sekadar memberikan obat dan melakukan pemeriksaan medis. Di tengah kondisi fasilitas kesehatan dan tenaga medis setempat yang juga terdampak gempa, kehadiran tenaga kesehatan dari luar daerah menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan.
Melalui penugasan ini, Dinas Kesehatan Kota Makassar kembali menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak mengenal batas wilayah administratif. Dari Makassar hingga pelosok Kabupaten Ende, para tenaga kesehatan hadir membawa pelayanan medis, menjangkau daerah terpencil, sekaligus mendampingi anak-anak agar perlahan kembali merasa aman dan mampu menatap masa depan dengan harapan baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....