Atasi Krisis Air, Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Penampungan
- 02 Sep 2026 14:11 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih yang terjadi di tengah musim kemarau. Selain mendistribusikan air menggunakan mobil tangki, pemerintah akan mempercepat pembangunan sumur bor dan menyiapkan tempat penampungan air di wilayah yang membutuhkan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan intervensi tersebut diperlukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih selama tekanan air mengalami penurunan akibat musim kemarau.
Menurutnya, pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum akan mengoptimalkan sejumlah sumber air, termasuk sistem penyediaan air minum atau SPAM yang telah dibangun maupun yang masih dalam proses pembangunan.
Optimalisasi juga dilakukan terhadap SPAM yang sedang menjalani pemeliharaan. Pemerintah memastikan sumber-sumber air tersebut dapat dimanfaatkan dan didistribusikan secara maksimal kepada masyarakat. "Melalui SPAM yang dibangun dan SPAM yang dalam proses pembangunan, SPAM yang maintenance dan sebagainya, ini kita akan optimalisasi dengan baik, memastikan bahwa seluruh sumber-sumber air ini bisa terdistribusi dengan baik ke masyarakat," kata Munafri saat meninjau pendistribusian air bersih di Kecamatan Tallo, Rabu 2 September 2026.
Selain mengoptimalkan jaringan yang telah tersedia, Pemerintah Kota Makassar juga menyiapkan intervensi lain di tingkat masyarakat. Salah satunya dengan pembangunan sumur bor secara lebih cepat di lokasi yang membutuhkan pasokan air.
Sumur bor konvensional tersebut diharapkan dapat menjadi sumber alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat. Pemerintah juga akan menyiapkan pola penyaluran agar air yang tersedia dapat segera dimanfaatkan warga.
Selain sumur bor, tempat penampungan air seperti tandon juga menjadi bagian dari intervensi pemerintah. Penampungan tersebut dapat digunakan untuk menjaga ketersediaan air sebelum disalurkan kepada masyarakat. "Yang kedua ada beberapa intervensi yang akan kita lakukan melalui tokoh-tokoh masyarakat dengan membangun sumur bor yang lebih cepat, sumur bor konvensional untuk segera memberikan pola penyaluran air dan tempat-tempat penampungan seperti tandon dan sebagainya," jelasnya.
Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki oleh pemerintah dan Perumda Air Minum Makassar. BPBD Makassar juga terus melakukan pendistribusian berdasarkan permintaan dari masyarakat di wilayah terdampak.
Munafri berharap seluruh intervensi tersebut dapat menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau. Pemerintah Kota Makassar akan terus memantau kondisi di lapangan dan meningkatkan penanganan di wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....