Munafri Apresiasi Pemilahan Sampah dari Rumah di Ujung Pandang

  • 31 Agt 2026 14:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar: Upaya Pemerintah Kota Makassar mendorong pemilahan sampah sejak dari sumber mulai menunjukkan hasil. Di Kecamatan Ujung Pandang, sampah yang dibawa ke fasilitas pengelolaan telah terpilah dari rumah sehingga petugas tidak lagi harus melakukan pemilahan ulang.

Kondisi tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Pesta Rakyat Semarak Kemerdekaan RI Kecamatan Ujung Pandang di halaman Monumen Mandala, Minggu 30 Agustus 2026 malam.

Selain menjadi ruang hiburan dan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan tersebut dimanfaatkan Munafri untuk menyampaikan pentingnya penataan kota, termasuk kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

Menurut Munafri, Kecamatan Ujung Pandang menghadapi tantangan keterbatasan lahan dalam pengelolaan sampah. Karena itu, pemilahan dari sumber menjadi langkah penting agar sampah yang dibawa ke fasilitas pengolahan sudah dalam kondisi tertata.

“Dan apa yang disampaikan petugas, bahwa sampah-sampah yang datang dari Kecamatan Ujung Pandang adalah sampah yang sudah terpilah dengan baik. Sudah tidak harus lagi repot-repot petugas di sana untuk memilahnya,” kata Munafri.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemilahan sampah dari rumah dapat diterapkan apabila dibangun menjadi kebiasaan bersama di tengah masyarakat.

“Dan alhamdulillah ini sudah mulai berjalan dan kita memaksimalkan ini harus menjadi contoh yang terus harus ditingkatkan,” ujarnya.

Munafri mengakui transformasi pengelolaan sampah di Kota Makassar masih membutuhkan sosialisasi dan proses yang panjang. Menurutnya, target pengelolaan sampah belum sepenuhnya tercapai, namun perubahan yang mulai terlihat di masyarakat menjadi progres yang harus dipertahankan.

“Saya sangat yakin ini belum 100 persen bisa kita selesaikan, tetapi progres yang kelihatan di tengah-tengah masyarakat alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Ia berharap praktik pemilahan sampah yang mulai berjalan di Kecamatan Ujung Pandang dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya.

Kesadaran masyarakat, kata Munafri, menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Pengelolaan sampah tidak semata-mata menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak dari rumah.

Munafri menegaskan, pemilahan dari rumah merupakan langkah awal untuk memperbaiki keseluruhan rantai pengelolaan sampah, mulai dari sumber hingga proses pengolahan.

Lebih jauh, wali kota yang akrab disapa Appi tersebut menyebut Kecamatan Ujung Pandang memiliki posisi strategis karena berada di jantung Kota Makassar dan menjadi salah satu kawasan yang mencerminkan wajah kota.

“Tentu Ujung Pandang ini menjadi kecamatan yang terus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Jantung Kota Makassar ada di Ujung Pandang. Kita sepakat bahwa penduduknya tidak begitu banyak, tetapi yang ada di Ujung Pandang memperlihatkan cerminan wajah Kota Makassar yang benar-benar memperlihatkan bahwa inilah miniatur kecil yang dimiliki oleh Kota Makassar,” ujarnya.

Appi berharap capaian tersebut tidak berhenti di Kecamatan Ujung Pandang, tetapi dapat diperluas ke wilayah lainnya melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat.

Ia menekankan konsistensi menjadi kunci agar kebiasaan memilah sampah dari sumber dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Dengan pemilahan sejak dari rumah, sampah yang masuk ke fasilitas pengelolaan diharapkan semakin tertata, sekaligus mengurangi beban petugas dalam proses pemilahan dan mendukung terwujudnya Kota Makassar yang lebih bersih dan tertata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....