Pangkep Perkuat Tracing TBC dengan X-Ray Mobile
- 26 Agt 2026 20:11 WIB
- Makassar
Poin Utama
- Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep memperkuat penelusuran penyakit tuberkulosis menggunakan alat rontgen bergerak bagi warga setempat.
- Pemeriksaan khusus ini diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki riwayat kontak langsung bersama pasien penderita TBC.
- Dinas kesehatan telah berhasil mendeteksi sekitar empat puluh dua koma lima persen sasaran penderita TBC.
RRI.CO.ID, Pangkep– Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, memperkuat penelusuran atau tracing penyakit tuberkulosis (TBC) dengan dukungan alat X-ray mobile. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat penemuan masyarakat yang berpotensi menderita TBC, terutama mereka yang pernah melakukan kontak dengan pasien TBC.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep H Mansyur, S.K.M Rabu pagi 26 Agustus 2026 mengatakan, penelusuran TBC dilakukan sebagai bagian dari program yang dijalankan Kementerian Kesehatan hingga tingkat daerah. Sasaran penelusuran mencakup orang yang pernah kontak langsung dengan pasien TBC, baik anggota keluarga, teman, maupun orang lain yang memiliki riwayat kontak.
“Dari 1.100 lebih sasaran TBC di Kabupaten Pangkep saat ini, kita sudah mendapatkan 42,5 persen sasaran yang menderita penyakit TBC di Kabupaten Pangkep,” Jelas H Mansyur.
Menurutnya, penggunaan X-ray mobile membantu petugas menjangkau sasaran pemeriksaan secara lebih mudah. Alat tersebut dapat dipindahkan ke berbagai lokasi sehingga pemeriksaan terhadap masyarakat yang berpotensi terpapar TBC dapat dilakukan lebih cepat.
“Alat X-ray mobile itu adalah seperti alat rontgen yang dibawa dan bisa dipindahkan ke mana-mana, sehingga kita bisa mendapatkan sasaran yang memungkinkan untuk terkena penyakit TBC lebih cepat.Pemeriksaan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC.” ujarnya.
Upaya penemuan kasus TBC tersebut berjalan bersamaan dengan program kesehatan lainnya di Kabupaten Pangkep dan Kepulauan. Dinas Kesehatan juga mencatat penyakit tidak menular seperti hipertensi, stroke, kolesterol, dan diabetes sebagai sejumlah penyakit yang banyak ditemukan melalui pemeriksaan kesehatan masyarakat.
“Ini kita lakukan untuk orang-orang yang kontak langsung dengan orang yang mempunyai riwayat penyakit TBC, baik dari keluarga, teman, maupun orang-orang yang pernah kontak dengan orang tersebut. Langkah tersebut diharapkan membantu mempercepat penemuan kasus sehingga masyarakat yang terindikasi TBC dapat segera mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan."katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....