Jaga Ketersediaan Air saat Kemarau, Wali Kota Makassar Tinjau SPAM Cambaya
- 20 Agt 2026 20:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Rabu 19 Agustus 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di tengah potensi musim kemarau panjang dan kondisi kekeringan ekstrem.
Munafri mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan fasilitas SPAM yang telah dibangun Pemerintah Kota Makassar dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.
"Saya datang langsung ke lokasi melihat SPAM ini. Tujuannya memastikan ketersediaan air pompa ini berjalan dan bermanfaat untuk warga di sini," ujar Munafri.
Fasilitas SPAM yang berada di sekitar RW 03 Kelurahan Cambaya itu menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih. Di lokasi tersebut terdapat lima sumur bor, tiga di antaranya merupakan bantuan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.
Menurut Munafri, fasilitas tersebut telah diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola secara mandiri sejak sekitar empat bulan lalu. Awalnya, SPAM diproyeksikan melayani sekitar 83 rumah, namun kini telah menjangkau 109 rumah warga.
"Target awalnya kurang lebih hanya 83 rumah, tapi akhirnya menjadi 109 rumah yang mereka layani," katanya.
Ia menilai keberadaan SPAM menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi dampak musim kemarau, terutama di kawasan yang memiliki keterbatasan sumber air.
"Ini adalah salah satu antisipasi kita untuk menghadapi kemarau panjang," ucapnya.
Selain di Cambaya, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas PU juga merencanakan pembangunan SPAM di 13 titik tambahan yang diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang rawan mengalami krisis air bersih saat musim kemarau.
Munafri menjelaskan, pemerintah akan melakukan pemetaan lokasi berdasarkan tingkat kebutuhan air bersih. Ia juga meminta jajaran kecamatan memberikan masukan mengenai wilayah yang membutuhkan pembangunan fasilitas serupa agar pelaksanaannya tepat sasaran.
Dalam kesempatan itu, Munafri memastikan sistem distribusi air berjalan dengan melibatkan masyarakat sebagai pengelola. Air dari sumur bor didistribusikan secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga warga sekitar.
"Warga yang mengelola sendiri secara mandiri seperti itu untuk pengelolaannya," jelasnya.
Ia juga memastikan kualitas air yang dihasilkan dalam kondisi baik. Sumur bor di SPAM Cambaya memiliki kedalaman sekitar 180 meter sehingga mampu menyediakan sumber air yang layak dimanfaatkan masyarakat.
Dengan beroperasinya SPAM Cambaya, Pemerintah Kota Makassar berharap masyarakat memiliki sumber air alternatif yang dapat diandalkan selama musim kemarau. Pemkot juga akan terus mengembangkan fasilitas serupa sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak kekeringan dan menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar air bersih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....