HUT RI Ke-81, Pelindo Perkuat Kedaulatan Maritim Nasional

  • 17 Agt 2026 12:29 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, MAKASSAR - Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk kembali menegaskan komitmennya memperkuat konektivitas maritim dan efisiensi logistik nasional. Komitmen tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung di pelataran parkir Kantor Pelindo Regional 4 Makassar.

Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar yang menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan melalui karya nyata.

Menurut Achmad, sektor kepelabuhanan memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan ekonomi sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, laut bukanlah pemisah bagi Indonesia. Laut adalah pemersatu, pelabuhan adalah penghubung, dan konektivitas merupakan urat nadi perekonomian bangsa,” ujar Drajat saat membacakan amanat tersebut.

Pelindo, kata dia, memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan maritim. Setiap aktivitas pelayanan kapal, bongkar muat, pergerakan penumpang hingga distribusi logistik melalui pelabuhan menjadi bagian penting dalam menopang ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui upaya memperluas konektivitas secara merata. Pengembangan tidak hanya menyasar pelabuhan besar, tetapi juga pelabuhan kecil dan perintis yang menjadi penghubung masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan.

Pelindo mendorong agar standar keselamatan, kemudahan dan kualitas pelayanan dapat dirasakan secara merata di seluruh jaringan pelabuhan, mulai dari Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan dan Makassar hingga dermaga di berbagai pelosok Nusantara. “Selisih harga barang antara Jawa dan wilayah timur Indonesia, serta antara kota besar dan pulau-pulau terluar, pada dasarnya merupakan selisih biaya logistik. Di sanalah peran Pelindo menjadi sangat berarti,” katanya.

Dari sisi peningkatan kemakmuran, Pelindo terus mendorong produktivitas bongkar muat, mengurangi waktu tunggu dan masa tambat kapal serta meningkatkan efisiensi rantai pasok. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan biaya logistik, menjaga keterjangkauan harga barang dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.

Manfaat ekonomi juga diarahkan agar tumbuh di sekitar kawasan pelabuhan melalui pengembangan wilayah penyangga, penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah, serta penerapan operasional pelabuhan yang semakin ramah lingkungan. Langkah tersebut sejalan dengan transformasi BUMN yang diperkuat melalui Danantara Indonesia, khususnya dalam mengoptimalkan aset strategis negara dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam konteks itu, Pelindo terus memperkuat perannya sebagai pengelola infrastruktur strategis sekaligus pendukung agenda nasional di bidang konektivitas, logistik dan pertumbuhan ekonomi. Menghadapi dinamika geopolitik, perubahan pola perdagangan global, perkembangan teknologi, tuntutan keberlanjutan dan persaingan antarpelabuhan, seluruh Port Captain Pelindo diminta terus adaptif, bergerak cepat dan berani melakukan perubahan.

Dalam amanatnya, Achmad juga menyampaikan simpati kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi. Seluruh pekerja Pelindo, terutama yang berada di wilayah terdampak, diminta meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kesiapan fasilitas dan peralatan.

“Tidak ada target operasional yang lebih penting daripada keselamatan manusia,” tegasnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, jajaran direksi dan manajemen anak usaha Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, serta jajaran manajemen Pelindo Regional 4. Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pelindo meneguhkan tekad untuk terus menjadi pintu gerbang perdagangan Indonesia, penghubung Nusantara dan penggerak ekosistem maritim.

Peran tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi logistik serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....