Pertamina Maksimalkan Distribusi BBM Hadapi Kebutuhan Pertanian
- 13 Agt 2026 15:40 WIB
- Makassar
RRI.CO,ID, MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga terus memantau kondisi stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi Selatan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah meningkatnya aktivitas pertanian dan irigasi. Berdasarkan pemantauan hingga Kamis (13/8/2026), sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan masih berada dalam kondisi aman.
Namun, terdapat sejumlah daerah yang mengalami peningkatan penyaluran seiring bertambahnya kebutuhan masyarakat. Peningkatan konsumsi BBM turut dipengaruhi aktivitas pertanian, khususnya penggunaan BBM untuk kebutuhan irigasi di tengah kondisi kekeringan serta kegiatan operasional petani yang memasuki periode panen.
Pertamina mencatat siklus panen yang dapat berlangsung hingga tiga kali dalam setahun berpotensi meningkatkan kebutuhan BBM untuk mendukung kegiatan pertanian dan pengoperasian mesin pompa irigasi. Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga telah menambah penyaluran BBM di sejumlah wilayah sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Untuk Pertalite, penyaluran ditingkatkan sekitar 15–20 persen dari rata-rata normal harian. Sementara untuk Biosolar, tambahan penyaluran mencapai sekitar 10–15 persen. “Penyaluran BBM terus kami monitor dan kami sesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah, termasuk untuk mendukung aktivitas pertanian dan irigasi masyarakat,” ujar Area Manager Communication Pertamina Patra Niaga Region Sulawesi dalam keterangan persnya Kamis (13/8/2026).
Selain menambah pasokan, pengaturan penyaluran di tingkat SPBU juga dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang. Petugas marshal dikerahkan untuk mengatur kendaraan dan mengarahkan konsumen ke SPBU lain apabila terjadi kepadatan.
Pertamina memastikan kondisi stok dan penyaluran BBM terus dipantau secara berkala agar kebutuhan masyarakat serta sektor produktif dapat tetap terpenuhi. Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Langkah tersebut dinilai penting agar distribusi BBM dapat berlangsung merata.
“Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan. Dengan demikian, penyaluran dapat berjalan merata dan kebutuhan masyarakat maupun sektor produktif tetap terpenuhi,” kata Lilik Hardiyanto.
Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan aman, lancar, serta tepat sasaran. Koordinasi tersebut sekaligus dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan BBM atau membutuhkan informasi terkait layanan dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....