Makassar Percepat Pendataan Perlinsos Digital, Capaian Tembus 11,41 Persen

  • 13 Agt 2026 11:28 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial terus mempercepat pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan basis data penerima bantuan sosial yang lebih akurat, terpadu, dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan progres pendataan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 50.088 kepala keluarga (KK) atau sekitar 11,41 persen dari total target 426.000 KK telah berhasil didata. "Progres Perlinsos sudah mengalami peningkatan signifikan. Agen turun ke lapangan per kecamatan. Agen kita semuanya ASN dari berbagai SKPD yang ada di kecamatan," ujar Andi Bukti, Rabu 12 Agustus 2026.

Makassar menjadi salah satu dari 48 daerah yang ditunjuk sebagai proyek percontohan nasional digitalisasi perlindungan sosial. Pada awal pelaksanaan, capaian pendataan baru sekitar 0,1 persen atau sekitar 1.000 KK.

Namun, setelah dilakukan evaluasi dan penambahan personel di lapangan, progres pendataan meningkat hingga menempatkan Makassar pada posisi yang lebih baik di antara daerah percontohan lainnya. Menurut Andi Bukti, pemerintah pusat menetapkan target pendataan antara 40 hingga 50 persen pada tahap uji coba.

Namun Pemerintah Kota Makassar menargetkan capaian yang lebih tinggi, yakni 70 persen sebelum 31 Agustus 2026. "Target dari pusat sebenarnya 40 persen sampai 50 persen. Tapi Pak Wali Kota minta target kita di Makassar 70 persen," katanya.

Untuk mempercepat pendataan, Dinas Sosial mengerahkan sekitar 5.000 Agen Perlinsos yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah. Pendataan dilaksanakan secara bertahap dalam empat sesi dengan pembagian wilayah berdasarkan kecamatan.

Selain mengoptimalkan peran agen, Dinas Sosial juga akan melibatkan RT dan RW setelah tahapan pendataan oleh ASN selesai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat sekaligus memperkuat proses validasi data hingga tingkat lingkungan.

Perlinsos Digital juga menyediakan layanan pendaftaran dan pengaduan data secara terintegrasi sehingga masyarakat dapat melakukan pemutakhiran data dengan lebih mudah. Pemerintah berharap digitalisasi tersebut mampu meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial.

Dinas Sosial optimistis percepatan pendataan akan terus meningkat hingga akhir Agustus melalui penguatan koordinasi dengan kecamatan, kelurahan, serta keterlibatan RT dan RW dalam menyisir warga yang belum terdata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....