Pembangunan Jembatan Gantung Gowa Capai Progres Enam Puluh Persen

  • 30 Jul 2026 18:16 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Gowa - Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Tahap V di dua titik strategis wilayah Kodim 1409/Gowa terus menunjukkan progres signifikan berkat sinergi antara personel TNI dan masyarakat setempat. Hingga Kamis, 30 Juli 2026 =, pembangunan di Sungai Je’ne Lata, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, telah mencapai 60 persen, sedangkan di Sungai Lambere, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, mencapai 61,90 persen.

Pembangunan jembatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur), Zeni Bangunan (Zibang), Yon TP, Babinsa Kodim 1409/Gowa, serta masyarakat desa. Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan menjadi akses penghubung baru yang mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memberikan akses yang lebih aman bagi anak-anak menuju sekolah.

Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf. Gilang Nugraha Kresnadi, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut. "Kami sangat mengapresiasi semangat pantang menyerah para prajurit di lapangan serta kerja sama yang luar biasa dari masyarakat. Ini adalah upaya mempercepat konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok yang terus digencarkan melalui pembangunan ini," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Semoga hadirnya jembatan ini kelak dapat memutar roda perekonomian warga di Kecamatan Manuju dan Bungaya secara signifikan," ujar Gilang.

Menurutnya, pembangunan kedua jembatan gantung ditargetkan selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. TNI Angkatan Darat juga memastikan dukungan penuh terhadap penyelesaian proyek tersebut sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

Program Jembatan Perintis Garuda merupakan inisiatif strategis nasional Presiden Prabowo Subianto untuk membuka keterisolasian desa melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga, mempermudah akses menuju pasar, sekolah, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Manuju dan Bungaya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....