KKS x DIGIFEST 2026 Dorong UMKM Sulsel Go Digital lewat Wastra Heritage Market

  • 30 Jul 2026 08:02 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar menggelar Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) x South Sulawesi Digital Festival (DIGIFEST) presents Wastra Heritage Market 2026 di Mal Ratu Indah, Makassar, pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat daya saing UMKM melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya, perluasan akses pasar, peningkatan akses pembiayaan, digitalisasi pembayaran, serta penguatan keuangan sosial syariah.

Wastra dipilih sebagai representasi kekayaan budaya Sulawesi Selatan yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak industri kreatif daerah.

Kepala KPwBI Sulsel, Rizki E. Wimanda, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat, adaptif, dan siap memasuki era ekonomi digital. "Melalui KKS x DIGIFEST presents Wastra Heritage Market 2026, kami berharap lahir ekosistem UMKM yang semakin kuat, adaptif, berdaya saing, serta siap memasuki ekosistem ekonomi digital," ujar Rizki. Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menambahkan, wastra tidak hanya menjadi simbol budaya Sulawesi Selatan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai produk industri kreatif yang didukung inovasi, teknologi digital, akses pembiayaan, dan perluasan pasar.

"Dalam penyelenggaraannya, KKS x DIGIFEST 2026 mengusung lima strategi utama, yakni perluasan akses pasar melalui pameran, fashion show, talkshow, dan business matching; fasilitasi pembiayaan UMKM bersama Bank Mandiri dan BPD Sulselbar; penguatan subsektor fashion melalui lomba desain motif wastra dan sesi inspiratif; pengembangan keuangan sosial syariah melalui Aplikasi Satu Wakaf Indonesia; serta percepatan digitalisasi pembayaran melalui edukasi QRIS TAP dan berbagai kompetisi, "tambahnya

Bank Indonesia mencatat, kolaborasi business matching sebelumnya pada Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) 2026 menghasilkan transaksi lebih dari Rp4,4 miliar. Sementara pada Anging Mamiri Business Fair (AMBF), sebanyak 30 UMKM binaan berhasil membukukan komitmen ekspor senilai Rp228 miliar ke 17 negara. Hingga Juli 2026, realisasi ekspor telah mencapai Rp123,5 miliar atau sekitar 54,2 persen, termasuk ekspor whole candlenut milik OSP Farm ke Jeddah, Arab Saudi.

Pembukaan kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, Anggota DPR RI Komisi XIII Meity Rahmatia, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Ketua Harian Dekranasda Sulsel Wiwik Elnangti Wijaya, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Fuad Zaen, perwakilan OJK Sulselbar, Forkopimda, pimpinan perbankan, serta pelaku usaha dan asosiasi industri di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....