Ganti Rugi Lahan Rampung, Runway Bandara Bua Luwu Diperluas
- 24 Jul 2026 09:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Luwu - Pengembangan Bandar Udara I Lagaligo Bua di Kabupaten Luwu memasuki babak penting. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menuntaskan pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) pengadaan tanah sebagai langkah mempercepat perluasan runway yang ditargetkan mampu didarati pesawat berbadan lebih besar.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan langsung Uang Ganti Kerugian kepada masyarakat di Desa Pabbaresseng dan Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Kamis, 23 Juli 2026. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari lanjutan pengadaan tanah runway Bandar Udara I Lagaligo Bua Tahun 2026 yang merupakan kelanjutan proses pembebasan lahan sejak tahun 2022.
Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan dana ganti kerugian sebesar Rp17.597.343.558. Di Desa Pabbaresseng, pengadaan tanah mencakup 59 bidang seluas 9,6628 hektare dengan nilai ganti kerugian Rp15.574.048.508. Satu bidang masih menunggu penetapan ahli waris sehingga belum dapat diselesaikan.
Sementara itu, di Desa Tanarigella, pengadaan tanah meliputi 11 bidang dengan luas 1,5046 hektare senilai Rp2.023.295.050. Masih terdapat satu bidang yang belum dapat diselesaikan karena pemilik belum menyetujui nilai ganti kerugian.
Rampungnya proses pengadaan tanah menjadi tahapan penting sebelum pemerintah mengusulkan perpanjangan runway. Langkah tersebut diharapkan membuka peluang peningkatan kapasitas operasional Bandara Bua sehingga mampu melayani pesawat berbadan lebih besar dan memperluas konektivitas Luwu Raya.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan harapannya agar Luwu Raya segera memiliki bandar udara yang lebih representatif untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Harapan kita di Luwu Raya ini ada bandara yang representatif untuk masyarakat. Setelah pembebasan lahan ini selesai, selanjutnya kita akan mengajukan perpanjangan runway sehingga ke depan pesawat Boeing dapat mendarat, bahkan diharapkan dapat melayani penerbangan langsung ke Jakarta,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Bupati Luwu H. Patahudding menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan terhadap pengembangan Bandar Udara I Lagaligo Bua. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersikap kooperatif dan mengedepankan musyawarah selama proses pengadaan tanah berlangsung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan atas perhatian dan komitmennya terhadap pengembangan Bandara Bua. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah bersikap kooperatif dan mendukung proses pengadaan tanah sehingga tahapan ini dapat berjalan dengan baik. Semoga pengembangan bandara ini segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Luwu Raya,” kata Bupati.
Pengembangan Bandar Udara I Lagaligo Bua diharapkan menjadi proyek strategis yang memperkuat konektivitas Luwu Raya dengan wilayah lain, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus membuka peluang investasi, pertumbuhan ekonomi, serta pengembangan sektor perdagangan dan pariwisata di kawasan timur Sulawesi Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....