DP3A Makassar Ajak Masyarakat Perkuat Perlindungan Anak di Momentum HAN 2026
- 23 Jul 2026 09:48 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan terhadap anak maupun perempuan.
Kepala DP3A Kota Makassar, dr. Ita Isdiana Anwar, mengatakan kasus bullying maupun kekerasan terhadap anak tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, setiap bentuk kekerasan dapat menimbulkan dampak serius terhadap tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun psikologis.
"Kasus bullying maupun kekerasan terhadap anak tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Setiap bentuk kekerasan dapat menimbulkan dampak serius terhadap tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun psikologis," ujarny dr. Ita Isdiana Anwa, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia menjelaskan, DP3A Makassar terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui edukasi kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, pihaknya memperkuat layanan perlindungan melalui mekanisme pengaduan, pendampingan psikologis, pendampingan hukum, hingga koordinasi lintas sektor agar setiap kasus dapat ditangani secara cepat, tepat, dan tuntas.
"Perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak," tambahnya.
DP3A Makassar juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi anak di lingkungan sekitar serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan kekerasan maupun perundungan agar dapat segera ditangani oleh pihak terkait. Peringatan
Hari Anak Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan bagi setiap anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....