Damkar Maros Akan Membentuk Ratusan Relawan Kebakaran Berbasis Desa

  • 23 Jul 2026 09:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros mempersiapkan pembentukan relawan kebakaran berbasis desa atau REDKAR. Program ini menyasar 103 desa dan kelurahan.

Program ini merupakan turunan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 364 Tahun 2020. Setiap desa dan kelurahan akan memiliki dua relawan terlatih.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros, M. Jalaluddin Roem N., menjelaskan program ini bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan kebakaran.

"Kami dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Kabupaten Maros ini telah melaksanakan kegiatan pembentukan untuk 103 desa kelurahan dengan mengalokasikan dua orang per desa atau kelurahan," kata M. Jalaluddin Roem N. saat menjadi narasumber dalam program Dialog Kentongan RRI Pro 1 Makassar, Selasa, 21 Juli 2026.

Para relawan akan mengikuti bimbingan teknis, pendidikan dan latihan, hingga simulasi penanganan kebakaran. Materi pelatihan mencakup enam belas modul pemadaman dan sebelas modul penyelamatan.

"Akan ada pelaksanaan bimbingan teknis, akan ada diklat, ada orientasi, gladi, bahkan simulasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi relawan kebakaran," ujar Jalaluddin.

Pengukuhan dan pelantikan relawan direncanakan berlangsung pada Agustus 2026 oleh Kementerian Dalam Negeri. Para relawan nantinya memiliki nomor induk relawan kebakaran Indonesia yang berlaku nasional.

"Relawan-relawan ini akan memiliki nomor induk relawan kebakaran Indonesia," kata Jalaluddin.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan penanganan kebakaran di wilayah Maros yang luas, mengingat keterbatasan personel dan sarana resmi.

Jalaluddin berharap kehadiran relawan Red Car dapat mempercepat penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Selain aspek teknis, program ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif warga menjaga lingkungan dari risiko kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....