UIN Alauddin Gelar Forum Ketahanan Pangan Sulawesi Selatan

  • 22 Jul 2026 08:53 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Gowa - Pemuda Tani Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar berkolaborasi dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FST UIN Alauddin Makassar sukses menggelar Alauddin Agricultural Economics and Sustainability Forum (AAESF). Bertempat di Auditorium UIN Alauddin Makassar pada Selasa , 21 Juli 2026. Forum bergengsi ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan mahasiswi FST yang antusias menyimak arah masa depan pertanian daerah. Kegiatan strategis ini dirancang khusus untuk merespons berbagai tantangan ketahanan pangan yang kian kompleks di tengah ketidakpastian global.

Dengan mengusung tema "Resiliensi Pertanian Sulawesi Selatan di Era Polikrisis: Akselerasi Sains-Teknologi Presisi, Ekonomi Sirkular, dan Hilirisasi Pangan Pokok", AAESF menjadi wadah diskusi krusial antar-stakeholder lintas sektor. Forum dibuka secara resmi dengan sambutan dari Wakil Dekan III FST UIN Alauddin Makassar, Dr. Ir. Ar. Zulkarnain AS, S.T., M.T., IAI, yang bertindak sebagai keynote speaker. Kehadiran pimpinan fakultas tersebut menegaskan komitmen akademis kampus dalam mendukung keberlanjutan sektor pangan melalui sentuhan ilmu pengetahuan modern. Dalam pandangannya, peran generasi muda akademisi sangat vital untuk memastikan pertanian lokal tidak meredup di tengah krisis global. "Mahasiswa harus mengambil peran aktif serta memanfaatkan inovasi berbasis sains-teknologi secara optimal demi menjaga ketahanan dan kesiapan sektor pertanian daerah dalam menghadapi tantangan di era polikrisis ini." Ujar Dr. Zulkarnain.

Memasuki sesi diskusi panel, suasana semakin dinamis di bawah panduan moderator Muh. Hawis Hakim, S.Pt., M.Agb, selaku Wakil Sekretaris BPW PISPI Sulsel. Diskusi menghadirkan empat narasumber yang memberikan sudut pandang komprehensif mulai dari ranah regulasi, kebijakan daerah, akademis, hingga gerakan kepemudaan.

Anggota DPR RI Komisi X, Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd, juga hadir memberikan motivasi dan membakar semangat para petani milenial yang memadati auditorium. Ia memaparkan betapa krusialnya dukungan kebijakan publik serta investasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul agar sektor pertanian dapat bertransformasi menjadi bidang karir yang menjanjikan."Transformasi pertanian dari pekerjaan tradisional menjadi bidang karir kelas atas menuntut keseriusan kita. Dukungan kebijakan publik yang tepat sasaran dan investasi berkelanjutan pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah pilar utamanya. Dengan begitu, kita bisa mencetak agropreneur muda yang kompeten dan menjadikan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi yang modern", Ungkap Muslimin.

Dari pihak pemerintah daerah, Plt. Sekretaris Dinas TPHBUN Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Syaripuddin, S.Tp., M.Si., turut mengulas peta jalan kebijakan lokal. Ia menyoroti strategi konkret Pemprov dalam menggenjot hilirisasi produk pangan pokok serta penerapan pola ekonomi sirkular untuk meminimalkan limbah produksi. Sementara itu, perspektif inovasi digital dipaparkan secara mendalam oleh akademisi FST UIN Alauddin Makassar, Dr. Ir. Andi Muhammad Syafar Paluturi, A.Md., S.T., M.T., IPM. Dr. Safar menjelaskan potensi besar penerapan teknologi presisi—seperti perangkat pintar dan otomatisasi—untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas hasil tani secara siginifikan.

Melengkapi pembahasan dari sisi regenerasi, Young Ambassador Kementerian Pertanian RI, Andi Fathur Radhy, S.I.Kom., C.PR, mengobarkan semangat kepemudaan seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir tradisional menjadi agen perubahan yang siap mentransformasi wajah pertanian menuju era digital yang modern dan berdaya saing tinggi.

Melalui sinergi kuat antara akademisi, pemerintah, parlemen, dan gerakan pemuda ini, AAESF 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang diskusi formal semata. Forum ini ditargetkan mampu melahirkan gagasan-gagasan aplikatif yang siap dieksekusi demi memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....