Pelaku UMKM Makassar Dorong Pelatihan Digital dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing

  • 21 Jul 2026 10:04 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar berharap pemerintah tidak hanya memberikan dukungan permodalan, tetapi juga menghadirkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektor usaha. Owner Katering Wangi Rempah, Wahyu, mengatakan selama ini berbagai pelatihan telah diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Makassar dan sejumlah instansi.

Namun, materi yang diberikan dinilai masih banyak berfokus pada UMKM kuliner yang bergerak di bidang produk kemasan. Menurutnya, kebutuhan pelaku usaha jasa katering berbeda karena lebih banyak berinteraksi langsung dengan pelanggan sehingga membutuhkan strategi pemasaran yang lebih spesifik.

"Selama ini pelatihan memang banyak, tetapi sasarannya lebih banyak ke UMKM kuliner kemasan. Sementara kami bergerak di bidang jasa katering yang kebutuhannya berbeda," ujar Wahyu, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia berharap pemerintah mulai menghadirkan pelatihan yang mengikuti perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam promosi dan pemasaran usaha. "Mungkin kami perlu pelatihan promosi menggunakan AI, pemasaran produk melalui media sosial, atau pelatihan menjadi content creator agar bisa memperluas pasar," katanya.

Dikatakan kemampuan memanfaatkan platform digital menjadi salah satu faktor penting agar UMKM mampu bersaing di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin banyak mencari produk dan jasa melalui media sosial. Selain meningkatkan promosi, pelatihan digital juga dinilai dapat membantu pelaku UMKM membangun citra usaha, memperluas jaringan pelanggan, serta meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.

Ia berharap program pemberdayaan UMKM ke depan disusun berdasarkan karakteristik masing-masing sektor usaha sehingga materi pelatihan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....