Posyandu Kini Layani Semua Usia, Dinkes Sulsel Dorong Deteksi Dini Kesehatan

  • 18 Jul 2026 13:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Posyandu saat ini telah bertransformasi sebagai tempat yang mencakup pelayanan bagi seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia. Demikian disampaikan Andi Nurseha, Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan lewat Dialog Indonesia Sehat Pro 1 RRI Makassar, Jum’at, 17 Juli 2026.

Dikatakan, Posyandu kini tidak lagi sekadar menjadi tempat pemeriksaan ibu dan anak tetapi transformasi Posyandu saat ini mencakup pelayanan bagi seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia. Langkah ini diambil untuk memastikan deteksi dini masalah kesehatan dapat dilakukan lebih awal di seluruh lapisan masyarakat.

"Untuk menginformasikan juga bahwa Posyandu itu bukan hanya ibu-anak tapi semua siklus hidup, Posyandu itu untuk semua masyarakat, Di sana memang ada deteksi dini, sehingga kita bisa dari awal mengetahui bahwa status kesehatannya kita ini seperti apa,” kata Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan kepada RRI.

bahwa perubahan ini merujuk pada Permendagri 13, yang memperluas cakupan Posyandu. Kini, terdapat enam bidang pelayanan yang tersedia, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, PU, trans timbun limas, serta tata ruang dan pemukiman. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat menangani masalah kesehatan secara komprehensif, bukan hanya fokus pada pencegahan stunting.

Posyandu dirancang untuk melayani seluruh siklus kehidupan, sehingga masyarakat diimbau untuk rutin berkunjung meski dalam keadaan sehat. Dengan rutin berkunjung, kondisi kesehatan setiap individu dapat terpantau dengan baik oleh para kader dan tenaga kesehatan. Hal ini memungkinkan deteksi dini jika terdapat gejala penurunan kesehatan.

Perluasan bidang ini juga memungkinkan kolaborasi yang lebih erat antar dinas. Sebagai contoh, jika ditemukan ibu hamil dengan masalah ekonomi, pihak Posyandu dapat berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mencari solusi. Setiap dinas memiliki tanggung jawab yang jelas dalam menangani berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Pentingnya peran masyarakat juga disoroti dalam upaya ini. Kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, melainkan merupakan milik bersama. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas Posyandu sangatlah krusial demi tercapainya derajat kesehatan yang lebih baik.

Selain itu, buku KIA menjadi instrumen penting dalam menjaga riwayat kesehatan. Buku ini memuat informasi lengkap mengenai tumbuh kembang anak hingga riwayat kesehatan ibu, yang harus dijaga dengan baik oleh para orang tua.

Dikatakan Andi Nurseha, Dengan adanya enam bidang layanan ini, diharapkan pencegahan stunting dan masalah kesehatan lainnya dapat dilakukan dengan lebih terpadu. Dukungan dari berbagai sektor, termasuk pemerintah daerah, menjadi kunci utama keberhasilan transformasi layanan Posyandu bagi seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....