Makassar Perkuat Toleransi lewat Pembangunan Gerbang Moderasi
- 09 Jul 2026 17:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Kota Makassar kembali mencatatkan sejarah nasional setelah menjadi daerah pertama di Indonesia yang membangun Gerbang Moderasi Indonesia. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, di kawasan BTP Blok AC Telkom, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kamis 9 Juli 2026, sebagai simbol penguatan Keberagaman dan persatuan bangsa.
Momentum bersejarah tersebut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Ali Yafid, Kepala Kemenag Kota Makassar H. Muhammad, CEO Kabar Grup Indonesia Upi Asmaradhana, Rektor UIN Alauddin Makassar, tokoh lintas agama, serta berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Kehadiran berbagai elemen itu menjadi gambaran nyata semangat Keberagaman yang terus dijaga di Kota Makassar.
Gerbang Moderasi Indonesia dibangun bukan sekadar sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang mengajak masyarakat memperkuat nilai toleransi, moderasi beragama, dan persaudaraan. Keberadaannya diharapkan menjadi pengingat bahwa Keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sebuah monumen. "Ini adalah sejarah karena yang pertama di Indonesia. Kekuatan simboliknya sangat luar biasa. Indonesia adalah rumah bersama. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk terpecah. Keberagaman adalah anugerah yang harus kita rawat bersama," tegas Nasaruddin Umar.
Menurut Menag, Indonesia saat ini mencatat tingkat kerukunan umat beragama tertinggi sepanjang sejarah sehingga capaian tersebut harus terus dipertahankan. Ia menilai penguatan moderasi beragama perlu dimulai sejak dini agar generasi muda mampu menjaga nilai Keberagaman sebagai fondasi kehidupan berbangsa di masa depan.
"Indonesia adalah lukisan terindah karya Tuhan. Keindahannya lahir dari keberagaman. Jangan ada yang merusak lukisan indah bernama Indonesia," ujar Nasaruddin Umar. Ia berharap pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perbedaan agama, suku, dan budaya justru menjadi kekuatan yang menyatukan bangsa Indonesia.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik dipilihnya Kota Makassar sebagai lokasi pertama pembangunan Gerbang Moderasi Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat Keberagaman, toleransi, dan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Munafri mengungkapkan bahwa Indeks Kota Toleran Makassar terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. "Alhamdulillah, sekarang Kota Makassar berada di peringkat sembilan. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang terus membangun komunikasi dan pendekatan di tengah masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Muhammad, menilai peletakan batu pertama Gerbang Moderasi Indonesia menjadi tonggak penting dalam memperkuat semangat persatuan di tengah Keberagaman masyarakat. "Beberapa bulan lalu kami juga telah meluncurkan Kelurahan Sadar Kerukunan sebagai ikhtiar membangun harmoni dari tingkat akar rumput. Kini, hadirnya Gerbang Moderasi Indonesia semakin menegaskan bahwa Makassar siap menjadi contoh dalam merawat toleransi, memperkuat moderasi beragama, dan menghadirkan kerukunan yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Gerbang Moderasi Indonesia diharapkan menjadi ikon nasional sekaligus pusat pembelajaran mengenai toleransi, moderasi beragama, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kehadirannya juga diharapkan menginspirasi daerah lain untuk terus menjaga Keberagaman, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....