Siswi MAN IC Gowa Tembus Konferensi Internasional, Bawa Riset Mendunia

  • 05 Jul 2026 18:52 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MAN IC Gowa di kancah internasional. Salwa Salsabila, siswi kelas XII A, berhasil lolos seleksi dan tampil sebagai oral presenter pada International Conference on Exercise, Health & Physiology (ICEHP) 2026, membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dalam forum ilmiah tingkat dunia.

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan oleh School of Pharmacy Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 2–3 Juli 2026 di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat. Ajang ilmiah ini diikuti 213 peserta dari lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan Jerman, dengan 93 presenter serta 120 peserta nonpresenter yang berasal dari kalangan akademisi, peneliti, hingga praktisi kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, siswi MAN IC Gowa mempresentasikan hasil penelitian berjudul "Wound Repair Physiology Shaped by Delivery Base: Bovine PRP and Piper crocatum Extract in Gel versus Cream Formulations on Second Degree Burn Healing". Penelitian itu mengulas efektivitas plasma kaya trombosit dari sapi yang dipadukan dengan ekstrak Piper crocatum dalam bentuk gel dan krim sebagai alternatif untuk mempercepat penyembuhan luka bakar derajat dua.

Salwa mengaku sempat merasa ragu ketika mengetahui risetnya akan dipresentasikan di hadapan peserta dari berbagai negara. "Awalnya saya tidak yakin bisa bersaing, tetapi pengalaman ini membuktikan bahwa siswa SMA juga bisa diterima di konferensi internasional jika mau berusaha dan mendapatkan bimbingan yang tepat," ujar Salwa, dalam keterangan resminya, Minggu 5 Juli 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi MAN IC Gowa, yang selama ini dikenal aktif mendorong budaya riset di lingkungan madrasah. Prestasi Salwa juga menunjukkan bahwa kesempatan tampil di forum ilmiah internasional tidak hanya dimiliki mahasiswa atau peneliti profesional, tetapi juga terbuka bagi pelajar yang memiliki inovasi dan kemauan untuk terus belajar.

Kepala MAN IC Gowa, Burhanuddin, mengapresiasi pencapaian yang diraih anak didiknya dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. "Riset tidak harus menunggu kuliah. Dengan rasa ingin tahu, disiplin, dan bimbingan guru, siswa madrasah mampu menghasilkan karya yang diakui dunia sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat," kata Burhanuddin.

Guru pembimbing, Ayu Mutmainnah Halim, menilai keberhasilan Salwa lahir dari proses belajar yang konsisten dan semangat untuk terus berkembang. "Guru cukup menjadi jembatan. Anak-anak kita memiliki potensi yang sangat besar apabila diberi ruang, kepercayaan, dan kesempatan untuk terus berkarya," ungkap Ayu.

Keikutsertaan siswi MAN IC Gowa dalam ICEHP 2026 sekaligus memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter dan keagamaan, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi di bidang sains. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih aktif melakukan penelitian, berani mengikuti kompetisi ilmiah, serta membawa nama Indonesia dan madrasah ke panggung internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....