Kemenag Kota Makassar Gaspol Kejar Zona Integritas WBK
- 03 Jul 2026 12:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kemenag Kota Makassar terus mempertegas langkah menuju pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari target meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen itu kembali ditegaskan dalam kegiatan Bincang-Bincang Pembangunan Zona Integritas yang digelar di Aula Kemenag Kota Makassar, Kamis, 2 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bersama Kepala Kemenag Kota Makassar, H. Muhammad. Hadir pula jajaran pejabat, kepala madrasah negeri, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Makassar.
Dalam sambutannya, H. Muhammad menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar program administratif, tetapi menjadi upaya bersama untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, Kemenag Kota Makassar ingin menjaga capaian yang sudah ada sekaligus meningkatkan kualitas layanan.
“Kami ingin menjaga dan melanjutkan berbagai capaian yang telah dibangun sebelumnya. Insya Allah, tahun depan Kemenag Kota Makassar menargetkan masuk dalam Zona Integritas,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus utama Kemenag Kota Makassar adalah mempercepat layanan administrasi melalui sistem terpadu dan digitalisasi. Beberapa layanan seperti rekomendasi studi dan pengurusan administrasi lainnya diharapkan ke depan bisa selesai dalam waktu yang lebih singkat dan efisien.
“Pelayanan kepada masyarakat harus semakin mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit. Itu yang sedang kami bangun di Kemenag Kota Makassar,” kata H. Muhammad.
Menurutnya, keberadaan Lorong Moderasi dan sejumlah inovasi pelayanan yang telah berjalan menjadi modal penting dalam membangun budaya birokrasi yang bersih dan responsif. Ia optimistis inovasi-inovasi tersebut bisa menjadi penguat Kemenag Kota Makassar dalam mengejar predikat WBK.
Sementara itu, H. Ali Yafid menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kemenag Kota Makassar dalam membangun Zona Integritas. Ia menekankan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK dan WBBM tidak cukup hanya digerakkan pimpinan, tetapi membutuhkan komitmen seluruh ASN.
“Zona Integritas tidak bisa dibangun oleh satu atau dua orang saja. Dibutuhkan komitmen bersama, integritas, inovasi, dan pelayanan yang tulus dari seluruh ASN,” tegas Ali Yafid.
Ia juga mendorong Kemenag Kota Makassar untuk terus melahirkan inovasi pelayanan dan memperkuat transformasi digital sebagai indikator penting dalam pembangunan Zona Integritas. Menurutnya, inovasi menjadi kunci agar pelayanan publik semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kalau ada inovasi yang bisa membawa kemajuan bagi lembaga, saya siap mendukung. Yang paling penting adalah niat yang baik, kerja keras, dan kebersamaan dalam membangun pelayanan yang berintegritas,” tambahnya.
Ali Yafid mengingatkan bahwa keberhasilan Zona Integritas tidak hanya diukur dari dokumen administrasi, tetapi juga dari budaya kerja, kualitas layanan, dan kesiapan ASN dalam melayani masyarakat. Dengan dukungan penuh dari Kanwil Kemenag Sulsel, Kemenag Kota Makassar optimistis mampu menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan meraih predikat WBK dalam waktu dekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....