Makassar Tampilkan Inovasi LONTARA+, UMKM, dan Budaya di Rakernas APEKSI 2026
- 01 Jul 2026 19:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar: Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara, untuk mempromosikan berbagai inovasi pemerintahan, produk UMKM, hingga kekayaan budaya daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, mengatakan Rakernas APEKSI merupakan agenda tahunan yang menjadi ruang strategis bagi pemerintah kota untuk berbagi pengalaman, inovasi, serta memperkuat kolaborasi antardaerah.
"APEKSI ini dilaksanakan setiap tahun. Di dalam rangkaian Rakernas terdapat berbagai forum tematik yang menjadi wadah berbagi praktik baik antar pemerintah kota," kata Roem, Selasa 30 Juni 2026.
Menurutnya, Kota Makassar tidak hanya mengikuti forum utama Rakernas bersama 98 pemerintah kota se-Indonesia, tetapi juga dipercaya menjadi narasumber pada sejumlah forum tematik. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmi Budiman, menjadi pembicara pada Forum Lingkungan Hidup, sementara Diskominfo Kota Makassar bersama Diskominfo Kota Bandung menjadi narasumber pada Forum Komunikasi Digital (KomDigi) yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026.
Selain forum diskusi, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan booth pada Indonesia City Expo (ICE) yang berlangsung 1–3 Juli 2026. Booth tersebut menampilkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar, seperti Tujuh Sapta Mulia, layanan digital LONTARA+ (Makassar Super Apps), program Mulia Berjasa, Iuran Sampah Gratis, Urban Farming, pengembangan Stadion Untia, serta berbagai inovasi penataan kota.
"Semua program unggulan itu akan kami tampilkan di booth agar masyarakat dan pemerintah kota lain dapat melihat inovasi yang sedang dikembangkan Pemerintah Kota Makassar," ujarnya.
Pemkot Makassar juga menggandeng Dekranasda Kota Makassar untuk mempromosikan berbagai produk kerajinan dan kuliner khas hasil karya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan untuk memperluas promosi produk unggulan daerah kepada masyarakat maupun delegasi dari berbagai kota di Indonesia.
Selain memperkenalkan produk UMKM, booth Kota Makassar juga menampilkan potensi sektor pariwisata melalui materi promosi destinasi wisata serta berbagai program pembangunan kota.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan Rakernas APEKSI 2026, delegasi Kota Makassar dijadwalkan mengikuti Karnaval Budaya pada 2 Juli 2026 dengan mengenakan pakaian adat Makassar sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
Roem berharap keikutsertaan Kota Makassar dalam Rakernas APEKSI 2026 dapat memperkuat sinergi antarpemerintah kota sekaligus memperluas promosi inovasi, pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya Makassar.
"Kami berharap kehadiran Makassar pada APEKSI tahun ini memberikan warna tersendiri, baik melalui inovasi pemerintahan, promosi UMKM, pengembangan pariwisata, maupun pelestarian budaya," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....