Stok Darah Aman, PMI Tetap Ajak Warga Jadi Pendonor Aktif

  • 29 Jun 2026 14:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Setetes darah dapat menjadi harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Berangkat dari semangat kemanusiaan itu, PMI Provinsi Sulawesi Selatan bersama PMI Kabupaten Maros terus mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai kebiasaan rutin untuk menjaga ketersediaan stok darah. Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari upaya PMI memastikan kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit tetap terpenuhi.

Aksi donor darah yang digelar PMI Sulsel bersama PMI Maros mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga dari berbagai kalangan hadir untuk mendonorkan darah secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Salah seorang pendonor, Riska, mengaku telah delapan kali mendonorkan darahnya. "Selain ingin membantu orang lain, dirinya juga merasakan manfaat positif bagi kesehatan setelah rutin menjadi pendonor", ujarnya saat diwawancara di atas bus PMI Sulsel, Minggu 28 Juni 2026.

Dokter PMI Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Andi Nurfadilah Syam, menjelaskan bahwa donor darah merupakan program rutin PMI untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

Ia mengimbau masyarakat yang telah memenuhi syarat kesehatan agar mendonorkan darah secara berkala, sekitar setiap dua bulan sekali, sehingga pasokan darah di rumah sakit tetap aman dan kebutuhan pasien dapat terpenuhi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, menyampaikan bahwa stok darah di PMI Kabupaten Maros saat ini masih dalam kondisi aman. Meski demikian, kegiatan donor darah tetap dilaksanakan secara rutin sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan kebutuhan darah.

Menurutnya, keberlangsungan stok darah sangat bergantung pada partisipasi masyarakat sebagai pendonor sukarela. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, PMI, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pelayanan kesehatan tidak terkendala oleh keterbatasan stok darah.

PMI juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menjadi pendonor sukarela. Selain aman bagi kesehatan jika dilakukan sesuai ketentuan, satu kantong darah yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan lebih dari satu pasien yang membutuhkan transfusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....