Polda Sulsel Terus Memastikan Harga Jagung Petani Stabil

  • 23 Jun 2026 16:07 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Polda Sulsel melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan terus mengawal proses penyerapan hasil panen jagung petani ke gudang Bulog. Program Polda Sulsel merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi dan penyerapan komoditas jagung.

Komitmen Polda Sulawesi Selatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional tidak hanya diwujudkan melalui pendampingan penanaman jagung, tetapi juga dengan memastikan hasil panen petani terserap oleh Perum Bulog. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Program tersebut melibatkan Polda Sulsel, jajaran Polres se-Sulawesi Selatan, kelompok tani, Perum Bulog Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), serta pemerintah daerah.

Kepala Biro SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, menyampaikan bahwa personel Polisi Penggerak yang tersebar di berbagai wilayah aktif melakukan pemantauan hasil panen dan berkoordinasi dengan Bulog agar hasil produksi petani dapat terserap dengan baik.

Program ini bertujuan memastikan petani memperoleh kepastian pasar setelah panen sehingga harga jagung tetap stabil dan menguntungkan. Selain itu, penyerapan hasil panen oleh Bulog juga menjadi bagian penting dalam membangun cadangan pangan pemerintah serta mendukung target swasembada jagung nasional yang dicanangkan pemerintah," Ujar Kombes Pol Adi Ferdian Saputra," Selasa, 23 Juni 2026.

Polda Sulsel menurunkan ribuan personil Polri lanjut Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, sebagai penggerak yang bertugas mendampingi petani mulai dari tahap penanaman hingga pascapanen. Personel Polri tersebut melakukan pendataan hasil panen, memantau proses distribusi, serta berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan seluruh hasil panen yang memenuhi standar dapat terserap.

Selain itu, Polda Sulsel juga secara rutin melakukan analisis dan evaluasi terhadap perkembangan program ketahanan pangan di seluruh Polres jajaran. "Hingga saat ini, program tersebut menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya volume jagung yang berhasil diserap Bulog dari lahan-lahan binaan Polri dan kelompok tani di Sulawesi Selatan,"kata Kepala Biro SDM Polda Sulsel.

Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan bukan hanya untuk meningkatkan produksi jagung, tetapi juga memastikan kesejahteraan petani melalui kepastian penyerapan hasil panen. Dengan sinergi antara Polri, Bulog, pemerintah daerah, dan masyarakat, Polda Sulsel optimistis program swasembada jagung dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....