Wali Kota dan Ketua TP PKK Panen Urban Farming Bersama Warga Tallo

  • 20 Jun 2026 13:34 WIB
  •  Makassar

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa melakukan panen urban farming bersama warga di Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo, Jumat 19 Juni 2026.

Kunjungan tersebut disambut Camat Tallo, Andi Husni bersama jajaran kelurahan, ketua RT/RW, kader PKK, dan masyarakat setempat. Menurut Andi Husni, kehadiran Wali Kota menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan program urban farming yang terus diperluas di wilayah Kecamatan Tallo.

Ia menjelaskan, Kecamatan Tallo menargetkan pengembangan sekitar 50 titik urban farming yang tersebar di berbagai kelurahan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi keluarga.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota dan Ketua TP PKK meninjau berbagai fasilitas yang dikembangkan warga, seperti kebun sayuran, kolam budidaya ikan, kandang ayam, teba modern, biopori, serta pemanfaatan eco enzyme untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Panen bersama yang dilakukan menjadi simbol keberhasilan warga dalam memanfaatkan lahan terbatas untuk menghasilkan kebutuhan pangan sehat sekaligus memiliki nilai ekonomi. Kawasan urban farming itu juga dirancang sebagai pusat edukasi lingkungan yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan sampah organik.

Andi Husni mengungkapkan, lokasi tersebut akan menjadi bagian dari pameran urban farming dan peluncuran Sentra Tukar Sampah yang digelar pada Sabtu (20/6/2026). Selain itu, kawasan tersebut direncanakan menjadi pasar tani yang beroperasi setiap hari Minggu untuk memasarkan hasil pertanian warga dan produk UMKM lokal.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah pemanfaatan kontainer bekas masa pandemi Covid-19 menjadi fasilitas Sentra Tukar Sampah guna mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Wali Kota Makassar mengapresiasi semangat warga dalam mengembangkan pertanian perkotaan. Menurutnya, urban farming merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Munafri menegaskan, keterbatasan lahan di perkotaan bukan menjadi hambatan untuk bercocok tanam. Dengan kreativitas dan pemanfaatan ruang yang tersedia, masyarakat tetap dapat menghasilkan berbagai komoditas pangan seperti sayuran, buah-buahan, ikan, maupun ternak.

Ia juga mengajak masyarakat memulai urban farming dari skala kecil dengan menanam komoditas yang mudah dibudidayakan, seperti kangkung, bayam, cabai, dan tomat. Menurutnya, kemauan untuk memulai menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga dan lingkungan yang lebih hijau serta produktif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....