Optimalkan Layanan Kesehatan, Munafri Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif
- 17 Jun 2026 18:33 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar mengukuhkan dan mengambil sumpah/janji 47 Kepala Puskesmas definitif di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Prosesi yang dipimpin Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu 17 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa kepala puskesmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
"Kepala puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan kesehatan masyarakat," ujarnya.
Menurut Munafri, pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Ia menjelaskan, pengukuhan kepala puskesmas definitif baru dapat dilakukan kembali setelah melalui proses penyesuaian nomenklatur dan regulasi jabatan yang berlangsung selama beberapa tahun.
"Pelantikan kepala puskesmas definitif kali ini memiliki arti yang sangat penting karena terakhir kali pengukuhan definitif dilakukan pada tahun 2019," katanya.
Ia menegaskan, proses penetapan kepala puskesmas dilakukan secara objektif dan akuntabel melalui tahapan verifikasi administrasi, penilaian kompetensi, uji kompetensi, wawancara, hingga penilaian rekam jejak dan integritas.
Dengan proses tersebut, Pemkot Makassar berharap kepala puskesmas yang terpilih memiliki kemampuan manajerial, kompetensi teknis, serta kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan dalam memimpin fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.
Munafri menekankan bahwa puskesmas tidak hanya berfungsi memberikan pelayanan kuratif atau pengobatan, tetapi juga menjadi ujung tombak upaya promotif dan preventif, seperti peningkatan kesehatan masyarakat serta pencegahan penyakit.
"Kepastian kepemimpinan ini sangat penting agar pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, terukur, dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kesehatan merupakan salah satu fokus utama pembangunan Kota Makassar selain sektor pendidikan. Karena itu, kepala puskesmas diharapkan mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di wilayah kerja masing-masing.
Munafri meminta seluruh kepala puskesmas untuk memaksimalkan fungsi pencegahan penyakit, mendukung percepatan penurunan stunting, mengendalikan penyakit menular maupun tidak menular, serta menjaga kesehatan lingkungan dan sanitasi.
"Masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang responsif, mudah diakses, berkualitas, dan berkeadilan," katanya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepala puskesmas dan pemerintah kecamatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
"Saya sengaja menghadirkan para camat karena mereka adalah mitra di wilayah. Kepala puskesmas dan camat harus menjadi tandem yang kuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat," ujarnya.
Munafri juga meminta seluruh kepala puskesmas memastikan pemutakhiran data tenaga kesehatan pada Sistem Informasi SDM Kesehatan (SDMK) dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan kesehatan dan perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di masa mendatang.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai pengukuhan kepala puskesmas definitif merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Pengukuhan dan pengambilan sumpah/janji Kepala UPT Puskesmas ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan," katanya.
Aliyah menegaskan, jabatan kepala puskesmas bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang berkaitan langsung dengan pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.
"Saya berharap seluruh Kepala UPT Puskesmas dapat bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani, sehingga kehadiran puskesmas benar-benar menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat Makassar yang sehat dan sejahtera," tuturnya.
Prosesi pengukuhan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Rahman Pina, unsur Forkopimda, para camat, anggota DPRD Kota Makassar, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....