Warga Pulau Sangkarrang Sambut Antusias Kehadiran Pete-pete Laut
- 13 Jun 2026 19:52 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Kehadiran layanan transportasi laut gratis "Pete-pete Laut" di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang disambut antusias oleh masyarakat. Program yang dioperasikan menggunakan KM Banawa Nusantara 27 itu dinilai menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi antarpulau yang selama ini dihadapi warga.
Layanan tersebut merupakan hasil perjuangan Pemerintah Kota Makassar yang dipimpin Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Pada Oktober 2025, Munafri mendatangi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kepulauan Sangkarrang terkait kebutuhan transportasi laut dan peningkatan fasilitas dermaga.
Upaya tersebut membuahkan hasil dengan hadirnya KM Banawa Nusantara 27 yang kini melayani rute antarpulau di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang dan resmi beroperasi pada Juni 2026. Salah seorang warga Pulau Barrang Lompo, Rosdiana, mengaku sangat terbantu dengan layanan transportasi gratis tersebut.
Menurutnya, Pete-pete Laut memudahkan mobilitas masyarakat antarpulau yang selama ini sulit dilakukan karena terbatasnya sarana transportasi khusus. "Masya Allah, ini sangat membantu sekali untuk masyarakat, khususnya Pulau Sangkarrang antara pulau satu dan pulau lain. Apalagi ini gratis, kami sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota," ujarnya.
Rosdiana menjelaskan, selama ini kapal penumpang reguler hanya melayani rute dari dan menuju Kota Makassar, sementara akses ke pulau-pulau tetangga di wilayah Sangkarrang sangat terbatas. Kondisi tersebut sering menyulitkan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sosial maupun kebutuhan sehari-hari.
Dengan hadirnya Pete-pete Laut, masyarakat kini memiliki akses transportasi yang lebih mudah untuk bersilaturahmi dengan keluarga di pulau lain, mengurus berbagai keperluan, hingga mendukung aktivitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. "Sebelumnya kami kewalahan untuk menyeberang ke pulau-pulau tetangga karena tidak ada transportasi yang memang dikhususkan melayani rute tersebut. Kapal ini sangat membantu warga yang ada di Kepulauan Sangkarrang," katanya.
Ia berharap program transportasi laut gratis tersebut dapat terus berlanjut karena manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat kepulauan. "Kami tentu berharap gratis selamanya. Tetapi kalau suatu saat ada kebijakan tarif, masyarakat mungkin tetap akan menerima karena kebutuhan transportasi ini memang sangat penting dan manfaatnya sudah dirasakan langsung," tutup Rosdiana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....