Kisah Marlina Membangun Banana Chips Deng Tata hingga Masuk Mall

  • 09 Jun 2026 08:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga mampu menembus pasar modern seperti pusat perbelanjaan atau mall bukanlah perkara mudah. Hal inilah yang berhasil dibuktikan oleh Marlina saat menjadi narasumber di teras umkm pro 4 RRI makasssar, Senin, 8 Juni 2026.

Marlina merupakan seorang ibu rumah tangga sekaligus pekerja sales asal Makassar yang sukses membesarkan brand keripik pisang miliknya, Banana Chips Deng Tata. Memulai usaha sejak tahun 2015, kini produknya tidak hanya sekadar camilan rumahan, melainkan sudah menghiasi rak-rak di berbagai mall ternama di Kota Makassar.

Perjalanan Marlina dimulai dari langkah kecil dengan menitipkan produk keripiknya dari satu warung ke warung lainnya di sekitar tempat tinggalnya. Berkat ketekunan dan keuletannya, produk Banana Chips Deng Tata perlahan-lahan mulai dilirik oleh berbagai pihak, mulai dari ibu-ibu PKK kecamatan hingga kalangan mahasiswa yang tertarik menjadi jaringan penjualan ulang atau reseller.

Transformasi besar kemudian terjadi saat usahanya mendapatkan pembinaan intensif dari Dinas Koperasi, yang memfasilitasi pembuatan izin PIRT, sertifikasi halal, hingga desain kemasan modern. Sinergi yang baik dengan pemerintah setempat melalui program inkubator menjadi jembatan bagi Banana Chips Deng Tata untuk naik kelas dan masuk ke mall-mall besar di Makassar, seperti Mall Ratu Indah (MaRI) dan Nipa Mall.

Marlina menjelaskan bahwa untuk bisa menembus pasar modern, sebuah produk UMKM wajib memenuhi standarisasi prosedur yang ketat, mulai dari legalitas usaha hingga higienitas proses produksi. Kehadiran produk ini di pusat perbelanjaan modern membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang tinggi.

Selain menyasar pasar fisik di mall-mall, Marlina juga jeli memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas jangkauan pasarnya melalui marketplace online. Keputusan ini dirasa sangat tepat karena mampu mendongkrak omset penjualan secara signifikan, terutama setelah masa pandemi COVID-19 yang sempat memukul sektor ekonomi offline.

Kombinasi strategi penjualan daring dan luring ini membuat produksi keripik pisangnya terus berjalan konsisten hingga tiga kali dalam seminggu untuk memenuhi permintaan pasar. Dalam kesempatan wawancara di program Teras UMKM RRI Pro 4 Makassar, Marlina membagikan kisah inspiratifnya mengenai bagaimana ia membagi waktu antara pekerjaan utamanya dan mengelola usaha.

Melalui usaha ini, ia juga berhasil memberdayakan warga di sekitar rumahnya untuk ikut membantu proses produksi, sehingga dapat saling membantu perekonomian tetangga. Keberhasilan Marlina menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan modal awal bukanlah penghalang besar jika diimbangi dengan keberanian memanfaatkan peluang kerja sama.

"Mulai dari PIRT-nya, halalnya, semua gratis itu dari pemerintah. Jadi makanya saya berani, baru mall-mall kan juga harus ada prosedurnya. Jadi mulai dari PIRT-nya, halalnya, dari produksinya semua jadi harus memang kita anukan. Cuma bagusnya pemerintah itu dia menjembatani kita, apalagi yang inkubator itu dia menjembatani kita untuk masuk ke mall-mall." Ungkap Marlina, Owner Banana Chips Deng Tata.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....