Bupati Sidrap Paparkan Strategi Pangan di Salah Satu TV Nasional
- 08 Jun 2026 21:19 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, SIDRAP : Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan berbagai strategi pembangunan daerah saat menjadi narasumber dalam program talkshow “Zona Inspirasi” yang disiarkan langsung salah satu TV Nasional, Senin, 8 Juni 2026. Dalam acara bertema “Sidrap Bergerak: Dari Ketahanan Pangan Menuju Kesejahteraan Masyarakat” itu, Syaharuddin menjelaskan langkah pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pangan, kesehatan, investasi, dan kesejahteraan masyarakat.
Pada segmen ketahanan pangan, Syaharuddin menegaskan bahwa Sidrap terus mempertahankan perannya sebagai salah satu lumbung beras utama di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidrap melakukan transformasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas berbagai komoditas pangan, seperti padi dan jagung.
“Menangkap arahan Presiden dan Menteri Pertanian soal swasembada pangan, kami langsung melakukan transformasi untuk meningkatkan produktivitas entah itu padi, jagung, dan semua sektor pangan,” ujar Syaharuddin.
Transformasi tersebut mencakup modernisasi alat dan mesin pertanian, penguatan manajemen air, dukungan pupuk, penerapan teknologi, percepatan panen, hingga hilirisasi dan perluasan pasar.
Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah Listrik Masuk Sawah yang ditujukan untuk mengoptimalkan sekitar 18 ribu hektare lahan tadah hujan di Sidrap.
“Listrik Masuk Sawah juga mendorong indeks pertanaman menjadi IP300 atau tiga kali tanam setahun sehingga produktivitas makin bertambah,” katanya.
Selain sektor pertanian, Syaharuddin juga menjelaskan berbagai upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut Program Genting atau Gerakan Orang Tua Asuh Bebas Stunting menjadi salah satu inovasi yang melibatkan dukungan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
“Kami meluncurkan berbagai program inovatif, salah satunya Program Genting yang melibatkan para dermawan untuk menyediakan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga menginisiasi program konsumsi satu butir telur per hari serta mengoptimalkan zakat produktif sebagai modal usaha bagi keluarga penerima manfaat guna memutus rantai kemiskinan.
Pada sektor investasi, Syaharuddin menyoroti potensi energi terbarukan melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang telah beroperasi sejak 2017 dengan kapasitas 75 megawatt.
Ia menyampaikan bahwa capaian pembangunan di Sidrap, termasuk penurunan angka kemiskinan dan stunting serta pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Penghargaan ini, ditambah prestasi sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulsel, menjadi motivasi bagi kami untuk berbuat lebih baik ke depan,” pungkasnya.(**)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....