Ikbal Ismail Imbau Jemaah Tidak Simpan Air Zamzam di Koper

  • 30 Mei 2026 18:27 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mengeluarkan peringatan penting bagi seluruh jemaah haji asal Sulawesi Selatan dan kawasan timur Indonesia menjelang kepulangan dari Arab Saudi. Jemaah diminta untuk tidak memasukkan Air Zamzam ke dalam koper bagasi karena dapat menimbulkan masalah saat proses pemeriksaan di bandara, sebagaimana disampaikan Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail.

Imbauan tersebut disampaikan saat persiapan pemulangan jemaah haji dibahas di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu, 30 Mei 2026. Menurut Ikbal Ismail, larangan membawa Air Zamzam dalam koper bagasi bukan tanpa alasan karena aturan tersebut berkaitan dengan keamanan dan kelancaran proses penanganan barang bawaan jemaah.

Ia menjelaskan bahwa koper yang terdeteksi berisi Air Zamzam akan langsung dipisahkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kami sampaikan kepada jemaah haji, jangan sekali-sekali membawa atau memasukkan Air Zamzam ke dalam kopornya. Karena pasti koper tersebut akan dibongkar untuk mengeluarkan Air Zamzam yang disimpan di dalamnya,” tegas Ikbal.

Proses pembongkaran koper tersebut berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan bagi jemaah karena barang bawaan lain bisa ikut terganggu. Ikbal mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan secara ketat sehingga setiap koper yang terindikasi membawa Air Zamzam akan diperiksa secara menyeluruh sesuai prosedur yang berlaku.

PPIH Embarkasi Makassar juga mengingatkan bahwa seluruh kebutuhan Air Zamzam untuk jemaah sebenarnya sudah disiapkan pemerintah. Karena itu, jemaah tidak perlu lagi berupaya menyimpan atau membawa tambahan Air Zamzam di dalam koper yang akan masuk ke bagasi pesawat.

Menurut Ikbal Ismail, distribusi Air Zamzam telah menjadi bagian dari layanan resmi yang diberikan kepada jemaah haji setelah tiba di Indonesia. “Air Zamzam sudah kami siapkan untuk dibagikan kepada jemaah di daerah masing-masing sebanyak satu galon atau lima liter per jemaah,” ujarnya.

Dengan adanya skema distribusi tersebut, setiap jemaah dipastikan tetap memperoleh haknya untuk mendapatkan Air Zamzam tanpa harus membawa sendiri dari Arab Saudi. Langkah ini juga diharapkan dapat mempercepat proses pemulangan jemaah dan mengurangi kendala saat pemeriksaan barang di bandara.

PPIH berharap seluruh jemaah dapat mematuhi aturan yang telah disosialisasikan sejak awal agar proses kepulangan berlangsung lancar. Ikbal menegaskan bahwa kepatuhan terhadap ketentuan mengenai Air Zamzam akan membantu petugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah haji hingga kembali ke daerah masing-masing.

Seiring dimulainya fase pemulangan jemaah dalam beberapa pekan mendatang, sosialisasi mengenai barang bawaan yang diperbolehkan terus diperkuat. “Kami berharap seluruh jemaah mengikuti ketentuan yang ada sehingga proses kepulangan berjalan aman, nyaman, dan tanpa kendala,” kata Ikbal Ismail.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....