Bimas Buddha Sulsel Perkuat Ekoteologi lewat Penanaman Pohon Waisak di Gowa

  • 30 Mei 2026 18:25 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pembimbing Masyarakat (Bimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui gerakan ekoteologi yang diwujudkan dalam kegiatan Gerakan Penghijauan Terpadu Waisak 2570 BE/2026 di kawasan Vihara Sasanadipa Mawang, Kabupaten Gowa, Sabtu, 30 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) Sulawesi Selatan tersebut dilakukan melalui penanaman 45 bibit pohon produktif dan pelindung. Aksi penghijauan ini melibatkan berbagai unsur umat Buddha, mulai dari Bimas Buddha Kanwil Kemenag Sulsel, Persatuan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Sulawesi Selatan, Yayasan Ratanajoti Mawang, hingga Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Sulawesi Selatan.

Mengusung tema “Implementasi Strategis Penanaman Pohon dalam Mendukung Ketahanan Ekosistem dan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim di Wilayah Sulawesi Selatan”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 BE sekaligus implementasi program Ekoteologi yang terus didorong Kementerian Agama.

Suasana gotong royong tampak mewarnai kegiatan sejak pagi hari. Para peserta yang terdiri atas pemuda Buddhis, tokoh agama, guru agama Buddha, dan pengurus yayasan bersama-sama menanam bibit pohon di lingkungan vihara sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.

Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Sumarjo, mengatakan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari praktik ajaran Buddha. “Dalam perspektif Ekoteologi Buddha, manusia dan alam memiliki hubungan yang saling bergantungan. Prinsip Paticcasamuppada mengajarkan bahwa seluruh kehidupan saling terkait, sehingga merawat lingkungan pada hakikatnya adalah merawat kehidupan itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Sumarjo, kegiatan di Mawang merupakan program penanaman pohon kelima yang dilaksanakan Bimas Buddha Sulawesi Selatan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan mendukung pelestarian lingkungan. Gerakan tersebut juga selaras dengan program Vesakha Sananda 2570 BE yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI.

“Melalui momentum Waisak, umat Buddha diajak untuk tidak hanya memperdalam nilai spiritualitas, tetapi juga mewujudkannya dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.

Ketua DPD GEMABUDHI Sulawesi Selatan, Enrique Justine Sun, menilai peringatan Waisak perlu diisi dengan kegiatan yang berdampak jangka panjang bagi kehidupan. “Menanam pohon adalah bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan. Melalui gerakan ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk turut menjaga keseimbangan antara manusia dan alam,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Ratanajoti Mawang, Mantang Kurnia, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Vihara Sasanadipa tidak hanya menjadi tempat pembinaan spiritual, tetapi juga pusat edukasi lingkungan bagi masyarakat. “Kami berkomitmen merawat seluruh pohon yang ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Dukungan terhadap gerakan penghijauan itu juga datang dari kalangan pendidik. Perwakilan PERGABI Sulawesi Selatan, Joko Tri Santoso, menyebut kegiatan tersebut sebagai implementasi nyata nilai kepedulian lingkungan yang penting ditanamkan kepada generasi muda. Menurut dia, pendidikan keagamaan tidak hanya mengajarkan nilai moral dan spiritual, tetapi juga membentuk kesadaran untuk menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Penanaman 45 bibit pohon dalam kegiatan ini menjadi simbol semangat persatuan, kolaborasi, dan kepedulian umat Buddha Sulawesi Selatan dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup serta mitigasi dampak perubahan iklim melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....