Pertamina Hentikan sementara Pasokan Biosolar di SPBU Wasuponda
- 06 Mei 2026 13:48 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Luwu Timur - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan investigasi atas video viral terkait dugaan pengisian BBM subsidi di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, 6 Mei 2026. Hasil pengecekan bersama pihak SPBU dan kepolisian memastikan informasi pengisian hingga Rp5 juta tidak sesuai fakta di lapangan.
Data transaksi menunjukkan nilai pengisian berada di kisaran Rp500 ribuan. Perekam sekaligus penyebar video tersebut juga telah memberikan klarifikasi dan menyatakan informasi awal yang beredar tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Meski begitu, penelusuran lanjutan menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai ketentuan, termasuk indikasi penggunaan barcode yang tidak semestinya serta pelanggaran standar operasional prosedur dalam penyaluran BBM.
Atas temuan itu, Pertamina menjatuhkan sanksi tegas berupa surat peringatan, pembinaan operasional, serta penghentian sementara penyaluran produk JBT Biosolar selama satu minggu.
Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Mohammad Yoga Prabowo, menegaskan komitmen perusahaan dalam menindak setiap pelanggaran distribusi BBM subsidi.
“Setiap penyimpangan, baik dalam mekanisme transaksi maupun penggunaan barcode, menjadi perhatian serius. Sanksi diberikan sebagai langkah korektif sekaligus penguatan disiplin operasional agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan pengawasan distribusi BBM subsidi dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.
“Setiap temuan di lapangan langsung ditindaklanjuti melalui verifikasi data dan pengecekan operasional. Ketika ada indikasi pelanggaran, langkah penindakan dijalankan secara tegas. Ini bagian dari upaya menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” kata Lilik.
Pertamina memastikan distribusi BBM di wilayah Sulawesi Selatan tetap berjalan normal melalui pengaturan suplai yang terjaga.
Perusahaan juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan dugaan penyimpangan melalui Pertamina Contact Center 135 agar dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan kepatuhan sebagai fondasi utama dalam penyaluran energi, dengan komitmen menjaga distribusi tetap tertib, transparan, dan tepat sasaran.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....