Dinas Ketapang Makassar Pastikan Stok Beras di Bulog Cukup
- 04 Mei 2026 15:25 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar memastikan stok beras di pasar tradisional di Makassar aman. Hal ini dari hasil koordinasi dengan Bulog dan pantauan langsung di sejumlah pasar tradisional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Nirman Niswan Mungkasa mengatakan apabila terjadi kenaikan harga pada beras maupun bahan pokok lainnya seperti minyak goreng, tepung terigu dan gula pasir, pihaknya akan memasifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) terlebih jelang Idul Adha 2026. "Kalau dari laporan Bulog sih stok beras di Makassar satu tahun cukup. Kalau ada kenaikan beras di pasaran, yah kami lakukan GPM atau pasar murah di beberapa titik sehingga bisa menahan harga tidak terlalu naik,"kata Nirman, Senin, 4 Mei 2026.
"Karena kalau memang stok ada, maka kami pastikan bisa jual di kegiatan pasar murah dengan harga eceran tertinggi yang memang sudah ditentukan,"lanjutnya.
Dikatakan saat ini, Gerakan Pangan Murah rutin dilakukan di kantor-kantor kelurahan secara bergiliran. "Kalau kami selalu Selasa Rabu Kamis di dua titik di kelurahan, selalu itu kami bergantian,"ucap Nirman.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah maupun pasar murah bisa menjadi salah satu solusi dalam membantu masyarakat jika terjadi kenaikan harga pangan. Apalagi, jelang Idul Adha diperkirakan beberapa bahan pangan bisa mengalami kenaikan. "Kami bersama Bulog jika ada kenaikan harga pada beras, minyak goreng, tepung dan gula pasir tentu kami bisa hadirkan di pasar murah tapi kalau di luar dari itu lebih kepada Perumda Pasar yang akan memantau stoknya,"jelas Nirman.
Selain itu, Nirman mengaku rutin melakukan monitoring di pasar dan khusus pada Hari Raya Idul Adha, pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan turun langsung ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan harga komoditas tidak terlalu mengalami lonjakan harga yang signifikan. "Yang penting sebenarnya kenaikannya tidak terlalu naik, karena kalau hari besar keagamaan pasti ada-ada saja kebutuhan pangan yang naik, sama seperti Idul Fitri kemarin yang naik harganya itu seperti daging ayam,"pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....