Pakar Unhas: PLTA Rentan saat El Niño

  • 25 Apr 2026 16:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Guru Besar Teknik Elektro Universitas Hasanuddin sekaligus Kepala Laboratorium Teknik Tenaga Tinggi, Prof. Dr. Salama Manjang, mengingatkan bahwa El Niño berpotensi menurunkan produksi pembangkit listrik tenaga air hingga 75 persen. Prof. Salama menjelaskan, sekitar 40 persen pasokan listrik di sistem interkoneksi Sulawesi bagian selatan berasal dari PLTA.

Pembangkit besar seperti PLTA Poso, Bakaru, dan Malili menjadi tulang punggung pasokan, namun sangat rentan terhadap kekeringan akibat musim kemarau panjang. "Kalau kemarau panjang, kemungkinan besar kita akan mengalami defisit air. Debit bisa turun sampai 75 persen, dan itu berdampak langsung pada pasokan listrik," kata Prof. Salama Manjang. Jumat, 24 April 2026.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Sulawesi Selatan memiliki keunggulan karena tidak hanya mengandalkan satu jenis pembangkit. Sistem kelistrikan wilayah ini mencakup pembangkit batu bara, gas, energi terbarukan berupa angin di Sidrap, dan pembangkit tenaga surya. Total kapasitas terpasang mencapai sekitar 2.300 MW, sementara beban puncak berkisar antara 1.300 hingga 1.700 MW, sehingga cadangan daya masih tersedia sekitar 600 MW.

Prof. Salama juga menyoroti pentingnya peran pembangkit cadangan atau captive power milik perusahaan besar. Jika krisis energi terjadi dan pasokan dari PLN tidak mencukupi, perusahaan-perusahaan besar diharapkan beralih menggunakan pembangkit cadangan masing-masing agar tidak memperparah beban sistem.

"Kalau pembangkit dipaksakan menanggung beban melebihi kapasitas, bisa terjadi blackout. Semua pembangkit lepas dari sistem dan seluruh wilayah kehilangan pasokan listrik," tuturnya.

Untuk sektor pertanian, Prof. Salama menyarankan penggunaan pompa air bertenaga surya sebagai solusi irigasi di musim kemarau agar tidak bergantung pada jaringan listrik PLN maupun irigasi yang kering.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....