BPBAP Takalar Perkuat Kelompok Budidaya Ikan Mapan
- 22 Apr 2026 17:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar terus mendorong pengembangan budidaya ikan nila melalui program bantuan pemerintah dan pendampingan teknis kepada masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar, Boyun Handoyo, dalam keterangannya terkait kegiatan pembinaan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Mapan di wilayah danau tanjung Bunga, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, kota Makassar, Selasa, 21 April 2026.
Menurut Boyun, BPBAP Takalar berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan memiliki tugas utama memberikan bantuan pemerintah, layanan pengujian laboratorium, serta bimbingan teknis kepada para pembudidaya. Salah satu bentuk nyata dari program tersebut adalah pembinaan kelompok budidaya ikan nila di kawasan sekitar Danau Tanjung Bunga.
Dalam program tersebut, BPBAP Takalar menyalurkan bantuan sebanyak 100 ribu ekor benih ikan nila salin kelompok Mapan pada tahun 2025. Boyun mengungkapkan bahwa hasil dari bantuan tersebut cukup menggembirakan.
“Berdasarkan keterangan ketua kelompok, hasil panen mencapai sekitar 6 ton. Ini tentu menjadi capaian yang baik dan patut disyukuri,” ujar Boyun.
Tak hanya bantuan benih, BPBAP Takalar juga memberikan layanan pengujian laboratorium untuk memastikan kualitas lingkungan budidaya. Pengujian ini mencakup kondisi air serta potensi residu di lingkungan danau guna menjamin keamanan ikan untuk konsumsi masyarakat.

“Kami ingin memastikan kualitas air dan kondisi ikan tetap baik, sehingga pengembangan budidaya di kawasan ini bisa terus berlanjut dan diperluas,” jelas Boyun.
Sementara itu, Ketua kelompo Mapan, Mapparenta hasan mengatakan Dampak positif dari program ini juga terlihat dari perkembangan usaha kelompok. “Awalnya hanya terdapat satu petak budidaya, namun setelah mendapatkan bantuan, jumlahnya meningkat menjadi 20 petak dan kini berkembang menjadi 40 petak,” ucap Mappa
Mapparenta menyebut masyarakat sekitar yang sebelumnya hanya menjadikan budidaya sebagai hobi mulai tertarik untuk ikut mengembangkan usaha serupa.
Lebih lanjut, Boyun menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan benih dari pemerintah harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya dengan membentuk kelompok pembudidaya ikan.
“Pengajuan bantuan harus melalui proposal dan kelompok tersebut harus terdaftar serta teridentifikasi. Untuk pembentukan kelompok, masyarakat bisa berkoordinasi dengan penyuluh setempat,” kata Boyun.
Dengan adanya program ini, BPBAP Takalar berharap budidaya ikan nila salin dapat terus berkembang, meningkatkan produksi perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan budidaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....