Pabrik Tahu Putra Selayar Olah 5 Kuintal Kedelai Setiap Hari
- 13 Apr 2026 18:21 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pabrik Tahu Putra Selayar terus menjaga ritme produksinya untuk memenuhi kebutuhan pasar setiap hari. Pemilik pabrik, Ridwan, dalam Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Senin, 13 April 2026 mengungkapkan bahwa dalam satu hari operasional tahu dan tempe, bisnisnya mampu mengolah bahan baku kedelai dalam jumlah yang cukup besar.
Dikatakan, Saat ini, kapasitas produksi harian di pabrik tersebut berada di angka 5 kuintal kedelai. Jumlah ini menunjukkan skala operasional yang stabil dalam industri pengolahan tahu skala menengah guna menjaga ketersediaan stok di masyarakat. “untuk saat ini, alhamdulillah kami bisa produksi per harinya itu di angka 5 kuintal per harinya,” ungkapnya.
Pemilik Pabrik Tahu Putra Selayar ini mengatakan bahwa Kualitas bahan baku merupakan kunci utama dalam menghasilkan tahu dan tempe yang lezat serta tahan lama. Untuk saat ini kedelai impor masih menjadi pilihan karena kualitas yang baik dari kedelai impor tersebut.
“Untuk saat ini kami sedang pakai kedelai impor, dari segi kualitasnya seperti ketahanan kedelai, mungkin ya, segi rasa dan dari pokoknya dari kualitasnya memang sudah sangat jauh dari kedelai-kedelai impor,” kata Ridwan selaku Owner Pabrik Tahu Putra Selayar dalam Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Senin, 13 April 2026.
Bagi Ridwan, kepuasan konsumen terhadap rasa dan kualitas adalah prioritas utama dalam menjalankan bisnisnya. Sehingga kedepan dirinya berharap, Ketika swasembada kedelai di Indonesia terlaksana di 2029 maka kualitas kedelai lokal harus melebihi kualitas dari kedelai impor baik dari segi rasa, aroma dan ukuran yang dihasilkan dari produksi kedelai lokal.
Melalui standar kualitas yang ketat, Pabrik Tahu Putra Selayar berkomitmen memberikan produk terbaik bagi pelanggan. Peningkatan kualitas bahan baku kedelai lokal sangat diharapkan agar standar tinggi ini tetap bisa terjaga meski menggunakan produk dalam negeri.
Seperti yang diketahui, Pemerintah Indonesia menargetkan untuk swasembada komiditi kedelai pada tahun 2029 dengan target produksi mencapai sekitar 2,62 juta ton. Kementerian Pertanian pada tahun ini mulai melakukan pengembangan 73.000 hektar lahan kedelai. kebutuhan kedelai tahunan Indonesia mencapai 2,9 juta ton dengan produksi dalam negeri hanya mencapai 350 ribu ton per tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....