Liga Ramadan PMM Makassar Berakhir, Interisti FC Juara

  • 16 Mar 2026 23:06 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Liga Ramadan Pemuda Muhammadiyah Makassar Vol II resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari dalam suasana Ramadan. Turnamen yang digelar di Lapangan Mini Soccer Satria 81, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Minggu, 15 Maret 2026 tersebut diikuti delapan tim dari berbagai komunitas sepakbola di Kota Makassar.

Kompetisi yang digagas Bidang Olahraga Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Makassar ini melahirkan Interisti FC sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih The Teacher FC, sementara DOKAR FC harus puas di posisi ketiga setelah melalui rangkaian pertandingan yang berlangsung cukup kompetitif selama turnamen berlangsung.

Interisti FC yang keluar sebagai juara merupakan komunitas pecinta klub sepakbola Italia Inter Milan yang aktif di Makassar. Adapun The Teacher FC dihuni oleh para guru dari berbagai sekolah di Kota Makassar, sedangkan DOKAR FC terdiri dari dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh).

Selain penghargaan untuk tim terbaik, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan individu kepada para pemain yang tampil menonjol sepanjang kompetisi. Predikat top skor diraih Ezran dari Interisti FC dengan torehan lima gol, sementara penghargaan penjaga gawang terbaik diberikan kepada Alfian dari The Teacher FC. Adapun penghargaan pemain terbaik atau best player diraih Ardan dari tim Nopalthree.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Makassar, Muhammad Fauzan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim peserta dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Liga Ramadan bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempertemukan berbagai komunitas dalam suasana kebersamaan.

“Kami bersyukur Liga Ramadan ini berjalan dengan baik. Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini mempertemukan banyak komunitas, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan suasana sportivitas di bulan Ramadan,” ujar Fauzan saat pembukaan.

Ia menambahkan, sepakbola dapat menjadi medium yang efektif untuk membangun solidaritas sosial di kalangan anak muda sekaligus menghadirkan wajah dakwah yang lebih menggembirakan. Melalui kegiatan olahraga, kata dia, Pemuda Muhammadiyah ingin menghadirkan aktivitas positif yang mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Liga Ramadan PMM Makassar, Syahban Nur, menjelaskan bahwa turnamen tersebut berlangsung selama tiga hari dengan total 28 pertandingan yang dimainkan oleh delapan tim peserta. Format pertandingan yang padat, kata dia, menjadi tantangan tersendiri bagi setiap tim yang bertanding.

“Kompetisi ini memang dirancang padat agar semua tim mendapat kesempatan bermain yang cukup. Setiap pertandingan menuntut fokus dan kerja sama tim yang baik,” kata Syahban kepada media, Senin, 16 Maret 2026.

Selain pertandingan sepakbola, rangkaian kegiatan Liga Ramadan juga diisi dengan agenda buka puasa bersama antara peserta dan panitia. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antar komunitas yang terlibat dalam turnamen tersebut.

Pemuda Muhammadiyah Makassar berharap Liga Ramadan dapat terus dilaksanakan sebagai agenda tahunan yang mampu mempertemukan lebih banyak komunitas di masa mendatang. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat nilai sportivitas dan persaudaraan di bulan Ramadan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....