Munafri Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Pabaeng-baeng,Pastikan Stok Aman
- 13 Mar 2026 08:06 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Kamis 12 Maret 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Setibanya di lokasi, Munafri menyusuri lorong-lorong pasar dan berdialog langsung dengan para pedagang. Ia menanyakan perkembangan harga serta memastikan ketersediaan sejumlah komoditas utama yang banyak dibutuhkan masyarakat menjelang lebaran. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian di antaranya beras, minyak goreng, daging ayam, telur, hingga kelapa yang menjadi bahan penting kebutuhan rumah tangga selama akhir Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Usai memantau kondisi pasar, Munafri mengatakan sidak tersebut bertujuan memastikan stabilitas harga bahan pokok sekaligus melihat langsung kondisi daya beli masyarakat.
“Memang ada beberapa yang mengalami kenaikan, tapi masih dalam tahap yang wajar. Seperti harga ayam misalnya, masih relatif normal. Yang kenaikannya cukup tinggi itu cabai merah,” ujar Munafri usai berdiskusi dengan pedagang.
Ia juga menilai aktivitas pasar pada H-8 Idul Fitri masih belum terlalu padat. Menurutnya, lonjakan aktivitas belanja masyarakat diperkirakan baru akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. “Melihat kondisi di pasar ini masih agak slow. Di H-8 ini pasar belum terlalu sesak. Tapi secara umum yang terkontrol oleh pemerintah semuanya berjalan sangat baik,” jelasnya.
Munafri juga menemukan beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan harga, salah satunya kelapa. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh kebijakan larangan ekspor yang membuat pasokan dalam negeri melimpah. Sementara itu, komoditas lain seperti bawang mengalami kenaikan harga. Namun menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas toleransi mengingat permintaan masyarakat menjelang lebaran akan meningkat.
“Beberapa komoditas seperti bawang memang ada kenaikan, tapi ini masih dalam batas toleransi karena kebutuhan masyarakat minggu depan pasti akan meningkat,” katanya.
Selain itu, Munafri memberi perhatian khusus pada stabilitas harga telur yang menjadi salah satu bahan pangan paling banyak dibutuhkan masyarakat menjelang Idul Fitri.
Untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Ketahanan Pangan terus menggencarkan program pasar murah yang digelar setiap hari di sembilan titik di berbagai wilayah Makassar. “Kami gelar pasar murah di sembilan titik setiap hari untuk memastikan masyarakat punya alternatif harga yang bisa menjadi acuan. Ini juga menjadi cara pemerintah mengintervensi pasar agar harga tidak melonjak dan memberatkan masyarakat,” jelasnya.
Usai memantau pasar tradisional, Munafri bersama tim pengawasan terpadu Pemkot Makassar melanjutkan sidak ke ritel modern Hypermart Panakkukang di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau pelaksanaan pasar murah di Kantor Lurah Panaikang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga baik di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern menjelang Idul Fitri.