Strategi Silaturahmi Nurjannah Sukses Kembangkan Usaha Kuliner
- 12 Mar 2026 01:30 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Keberhasilan dalam dunia UMKM tidak selamanya bergantung pada promosi digital yang masif, sebagaimana dibuktikan oleh Nurjannah, pengusaha asal Makassar. Nurjannah menyampaikan Strategi "getok tular" dari mulut ke mulut terbukti efektif menjaga omzet usahanya tetap stabil.
Menurut Nurjannah komunikasi konvensional dan menjaga hubungan baik antarmanusia masih menjadi senjata ampuh. Nurjannah yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah TK ini menjelaskan bahwa keterlibatannya di IWAPI Makassar memberinya banyak pelajaran berharga tentang karakter pengusaha.
"Wadah organisasi IWAPI bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang untuk saling menguatkan saat ada anggota yang mengalami kemunduran bisnis," Kata Nurjannah, di program Teras UMKM RRI Pro 4 Makassar, Selasa, 10 Maret 2026.
Nurjannah menyampaikan dukungan moral dari sesama anggota IWAPI diakui menjadi faktor utama keputusannya untuk kembali berbisnis setelah sempat vakum. Dalam operasional usahanya, Nurjannah juga memberdayakan ibu ibu sekitar yang tidak memiliki pekerjaan tetap.
"Saya memberdayakan ibu-ibu di sekitar lingkungannya yang tidak memiliki pekerjaan tetap," kata Nurjannah.
Ia menganggap mereka bukan sebagai karyawan, melainkan bagian dari keluarga besar. Pendekatan humanis ini menciptakan suasana kerja yang harmonis, yang menurutnya berpengaruh langsung pada kelezatan masakan karena diolah dengan rasa kasih sayang dan keceriaan.
Menariknya, meskipun tidak aktif di media sosial untuk berjualan, Nurjannah tetap mampu menjangkau pasar yang luas melalui grup-grup komunikasi komunitas. Ia rutin memberikan bonus atau sedekah pada pesanan dalam jumlah besar sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan. Hal ini terbukti efektif membuat konsumen merasa dihargai dan melakukan pemesanan ulang (repeat order) secara berkelanjutan.
Nurjannah juga menyoroti tantangan modal yang sering dihadapi pelaku UMKM saat mendapatkan pesanan dalam jumlah besar secara mendadak. Ia menyarankan agar para pengusaha pemula disiplin dalam menabung dan mengelola arus kas agar tidak kelabakan saat permintaan pasar melonjak. Melalui semangat kemandirian ini, ia berharap lebih banyak wanita di Makassar yang berani melangkah menjadi pengusaha sukses.