Sedekah Bukti Keimanan, Ini Dua Cara Melakukannya
- 07 Mar 2026 05:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Sedekah berasal dari kata Arab sidq yang berarti "benar" atau "jujur". Olehnya itu, orang yang bersedekah merupakan orang yang membuktikan kebenaran imannya melalui pengorbanan harta atau kebaikan.
Penyuluh agama Islam Kemenag Makassar, Awaluddin Umar Ladoangin, dalam Cahaya Ramadan RRI 1447 H menjelaskan, Allah Swt berfirman dalam QS AL Baqarah : 271 "Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan".
Berdasarkan ayat tersebut, Awaluddin memaparkan 2 cara melakukan sedekah. Yang Pertama, melakukan sedekah secara terang-terangan.
“Kepada siapa kita bersadaqah secara terang-terangan? Kepada selain orang-orang fakir. Memberi bantuan kepada pembangunan masjid, memberi bantuan kepada pembuatan jalan, memberi bantuan kepada pembangunan madrasa dan lain sebagainya” ungkap Awaluddin, Jumat, 5 Maret 2026.
Selain itu, cara kedua dengan melakukan secara sembunyi-sembunyi kepada orang-orang fakir. Hal ini bertujuan untuk menjaga perasaan atau martabat si penerima.
Awaluddin juga menjelaskan, bahwa orang fakir terbagi atas 2 kategori. Yaitu, orang fakir yang tidak malu untuk meminta, dan orang fakir yang sangat malu untuk meminta. Olehnya itu kepekaan hati untuk melihat siapa yang membutuhkan bantuan.
“Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang engkau lakukan termasuk di dalam bersadaqah, apakah dilakukan dengan niat ikhlas atau karena ingin dipuji. Semoga sadaqah kita ikhlas karena Allah dan bermanfaat bagi penerimanya,” jelas Awaluddin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....