Wali Kota Makassar Gaungkan Moderasi dan Keberagaman di Cap Go Meh Makassar 2026
- 04 Mar 2026 07:43 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggaungkan pentingnya menjaga moderasi dan keberagaman dalam bingkai kebersamaan demi merawat harmoni di tengah masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan buka puasa bersama dalam rangka Festival Cap Go Meh Zou-Zou Makassar 2026 yang diselenggarakan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Sulawesi Selatan, di Jalan Sulawesi, Selasa, 3 Maret 2026.
Munafri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan Cap Go Meh yang dipadukan dengan momentum Ramadan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial keagamaan, melainkan wujud nyata harmonisasi dan kebersamaan masyarakat. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena pada hari ini dilaksanakan kegiatan Cap Go Meh yang dipadukan dengan buka puasa bersama,” ujarnya.
Ia menilai pelaksanaan festival tersebut menjadi gambaran bahwa Makassar adalah kota yang menjunjung tinggi toleransi serta memberi ruang bagi seluruh masyarakat untuk hidup berdampingan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.
“Ini memberikan gambaran bahwa Kota Makassar adalah kota yang sangat toleran, yang memberikan keluwesan dalam hidup bermasyarakat, tidak membeda-bedakan dari mana kamu, apa agama kamu, dan apa warna kulit kamu,” tuturnya.
Pria yang akrab disapa Appi itu menambahkan, perayaan Cap Go Meh yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan menjadi simbol kuat bahwa seluruh elemen masyarakat dapat tumbuh, membangun, dan berkolaborasi bersama dalam suasana saling menghormati.
“Ini terlihat di perayaan hari ini kita semua membaur. Dan yang lebih spesial lagi karena acara ini diselenggarakan bertepatan dengan bulan puasa,” katanya.
Munafri berharap nilai kebersamaan yang tercermin dalam perayaan tersebut tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Makassar.
Selain menekankan moderasi dan toleransi, Munafri juga menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan festival tersebut. Ia menyebut kegiatan Cap Go Meh turut membuka ruang partisipasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya UMKM, untuk berpartisipasi. Tentu ada perputaran ekonomi yang bisa dirasakan,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Munafri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap Festival Cap Go Meh Makassar 2026 membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh lintas agama, perwakilan Kementerian Agama wilayah Sulawesi Selatan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), unsur Forkopimda, tokoh pemuda, serta jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....