Ekspor Beras Haji Nusantara Tahap Awal Akan Dikirim Awal Maret 2026

  • 02 Mar 2026 08:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Perum Bulog Republik Indonesia (RI) siap mengekspor Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi. Rencananya pengiriman tahap pertama akan dilakukan di awal Maret 2026 ini. "InsyaAllah pengiriman pertama akan dikirimkan tanggal 7 Maret ini. Kami mohon doanya dan dukungan dari masyarakat Indonesia," kata Direktur Utama Perum BULOG RI, Mayjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani pasca melakukan inspeksi mendadak di Pasar Terong Makassar, Minggu, 1 Maret 2026.

Dikatakan pengiriman akan dilakukan secara bertahap dengan total keseluruhan yang akan di ekspor sebanyak 2.280 ton beras. "Ini sesuai dengan permintaan dari warga haji Indonesia dan hasil koordinasi serta rapat terbatas,"ucap Ahmad Rizal.

Hadirnya program ekpor Beras Haji Nusantara ini, lanjut Ahmad, menjadi salah satu wujud nyata kehadiran pemerintah terhadap rakyat Indonesia termasuk bagi mereka yang melaksanakan ibadah di Arab Saudi. "Berartikan pemerintah hadir untuk rakyat dalam hal ini. Alhamdulillah dengan adanya nanti beras-beras Indonesia di Arab Saudi maka akan memberikan semangat bagi jemaah haji Indonesia dan berdampak pada kesehatan,"ungkapnya.

"Jemaah kita kan rata-rata jemaah reguler yang datang dari kampung atau desa dan mungkin belum pernah ke luar negeri, mungkin ini yang pertama kalinya langsung ke Arab Saudi dan biasa makan beras kampung. Ini adalah harga diri Bangsa Indonesia, sehingga kita memberikan pelayanan terbaik bagi warga haji Indonesia,"sambungnya.

Sebelumnya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan mengirimkan 2.280 ton Beras Haji Nusantara ke Arab Saudi pada awal Ramadhan 1447 H guna memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia. Total kebutuhan 2.280 ton beras tersebut diperuntukkan bagi 205.420 jamaah dan petugas haji yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Perhitungan kebutuhan didasarkan pada frekuensi konsumsi selama di Tanah Suci, yakni 78 kali makan di Makkah, 27 kali di Madinah, serta 6 kali makan di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....