IPLT Bonto Ramba Diresmikan, Sanitasi Maros Makin Terintegrasi
- 20 Feb 2026 12:38 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros : Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam, meresmikan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Bonto Ramba sebagai penanda keseriusan Pemerintah Kabupaten Maros dalam membangun peradaban lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan, Jumat, 20 Februari 2026. Peresmian ini bukan sekadar seremonial pembangunan fisik, melainkan sebuah langkah strategis dalam menjawab tantangan sanitasi yang selama ini menjadi isu mendasar di tengah pertumbuhan kawasan permukiman.
Kehadiran IPLT Bonto Ramba dipandang sebagai infrastruktur vital yang akan memperkuat sistem pengelolaan limbah domestik agar lebih aman, terkelola, dan tidak lagi menjadi ancaman tersembunyi bagi kesehatan masyarakat maupun kelestarian lingkungan. Dalam sambutannya, Chaidir Syam menegaskan bahwa sanitasi yang baik merupakan fondasi utama bagi kualitas hidup masyarakat.
"Pembangunan IPLT merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan dasar yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan, tetapi juga pada keberlangsungan ekosistem dan kesejahteraan generasi mendatang" ucapnya.
Menurutnya, pengelolaan limbah yang terintegrasi adalah bagian dari upaya besar menuju Maros yang bersih, sehat, dan berdaya tahan lingkungan. Dengan sistem pengolahan yang modern dan terstandar, limbah tinja yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan kini dapat diolah secara aman sebelum dikembalikan ke alam.
Suasana peresmian berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran Forkopimda Kabupaten Maros, termasuk Wakil Bupati Andi Muetazim Mansyur, Kapolres Maros, dan Dandim 1422 Maros. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis daerah yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
IPLT Bonto Ramba diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan persoalan limbah domestik di kawasan permukiman warga. Lebih dari sekadar fasilitas teknis, instalasi ini menjadi simbol kesadaran kolektif bahwa sanitasi adalah investasi masa depan—bagi kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Usai prosesi peresmian, Bupati bersama Wakil Bupati dan unsur Forkopimda meninjau langsung area instalasi, mengamati mekanisme kerja fasilitas, sekaligus memastikan bahwa teknologi yang dihadirkan mampu beroperasi optimal sebagai garda terdepan pengelolaan sanitasi di Kabupaten Maros.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....