Kuliah Umum FISH UNM Bahas Karier Multikultural Inklusif
- 11 Feb 2026 14:20 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kuliah umum bertema “Peran Pendidik dalam Pengembangan Karier Berbasis Multikultural dan Inklusivitas”, Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Flamboyan FIS-H UNM ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen Pendidikan Sosiologi sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan karakter calon pendidik.
Kuliah umum ini menghadirkan Dr. Veronika Eunike T. Salem, M.Si, dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Manado (UNIMA), sebagai narasumber utama. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis, mencerminkan relasi akademik yang telah lama terjalin antara narasumber dengan sivitas akademika Pendidikan Sosiologi UNM.
Dekan FIS-H UNM, Dr. H. Supriadi Torro, M.Si, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan nilai multikultural dan inklusivitas dalam proses pendidikan, terutama bagi mahasiswa yang kelak akan berkiprah sebagai pendidik di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kegiatan kuliah tamu seperti ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena memperkaya perspektif mereka, tidak hanya secara akademik tetapi juga secara nilai. Pendidikan hari ini dituntut untuk semakin inklusif, responsif, dan berpihak pada keberagaman” ujar Supriadi Torro.
Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Dr. Veronika Eunike memiliki makna tersendiri bagi Prodi Pendidikan Sosiologi UNM, mengingat latar belakang narasumber sebagai akademisi Pendidikan Sosiologi yang memiliki kedekatan historis dan emosional dengan bidang keilmuan tersebut. Pada kesempatan itu, Dekan FIS-H UNM turut menyerahkan cendera mata sebagai bentuk apresiasi kepada narasumber.
Ketua Program Studi Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM, Zainal Arifin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bagian dari strategi prodi dalam memperkuat relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja dan tantangan sosial kontemporer.
“Pendidikan Sosiologi memiliki mandat kuat dalam membentuk karakter pendidik yang peka terhadap keberagaman. Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diajak memahami bahwa pengembangan karier tidak bisa dilepaskan dari nilai multikultural dan inklusivitas yang dibangun sejak proses pendidikan” kata Zainal Arifin.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dan berkontribusi secara profesional di berbagai ruang sosial, baik di dunia pendidikan formal maupun sektor sosial lainnya.
Dalam pemaparannya, Dr. Veronika Eunike T. Salem, M.Si menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk arah karier seseorang, terutama ketika nilai-nilai multikultural dan inklusif ditanamkan secara konsisten sejak dini.
“Yang sangat menentukan arah pendidikan kita adalah lingkungan, dan itu dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Dari sanalah nilai, karakter, dan cara pandang terhadap perbedaan dibentuk” ungkap Veronika.
Ia juga menekankan bahwa Pendidikan Sosiologi memiliki kedekatan epistemologis dengan isu karakter, multikulturalisme, dan inklusivitas. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menyadari bahwa proses pendidikan yang mereka jalani hari ini akan sangat memengaruhi kapasitas dan pilihan karier di masa depan.
“Proses belajar tidak hanya terjadi di bangku kuliah. Pengalaman, relasi sosial, dan cara kita memaknai keberagaman akan menjadi modal penting dalam perjalanan karier” tambahnya.
Kegiatan kuliah umum ini dipandu oleh Muh. Rijal, S.Sos., M.Pd., dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar, yang bertindak sebagai moderator. Dalam perannya, ia mengarahkan jalannya diskusi secara dialogis dan memastikan materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami secara kontekstual oleh peserta, khususnya dalam mengaitkan isu multikulturalisme dan inklusivitas dengan pengembangan karier di bidang pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran peserta bahwa penguasaan ilmu harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan sensitivitas sosial.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang-ruang akademik yang mendorong pengembangan intelektual sekaligus nilai kemanusiaan, sebagai fondasi bagi lahirnya pendidik dan lulusan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....