Kinerja Positif, Bandara Hasanuddin Tutup Posko Lebaran dengan Trafik Meningkat
- 30 Mar 2026 21:08 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Operasional Posko Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin resmi ditutup setelah berlangsung sejak 13 hingga 29 Maret 2026. Penutupan ini tidak hanya menandai berakhirnya pelayanan intensif arus mudik dan balik, tetapi juga meninggalkan catatan kinerja yang positif, ditandai dengan lonjakan signifikan pergerakan pesawat dan penumpang dibandingkan tahun sebelumnya.
Regional CEO Angkasa Pura Indonesia Regional V, Handy Heryudhitiawan, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kualitas layanan penerbangan selama periode Lebaran. "Seluruh operasional pun dijalankan dengan mengedepankan program 3S+1C—safety, security, services, dan compliance guna memastikan pelayanan tetap optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat" jelasnya Senin 30 Maret 2026.
Kinerja operasional selama periode ini menunjukkan tren yang menggembirakan. General Manager Bandara, Minggus Gandeguai, mengungkapkan total pergerakan pesawat mencapai 4.246 penerbangan, meningkat sekitar 20,2 persen dibanding tahun lalu. Sementara jumlah penumpang tercatat mencapai 566.552 orang, atau tumbuh sekitar 14,5 persen. Dari total tersebut, trafik domestik mendominasi dengan lebih dari 548 ribu penumpang, sedangkan penerbangan internasional mencapai sekitar 17 ribu penumpang.
"Lonjakan trafik ini turut didukung oleh pengoperasian 101 penerbangan tambahan (extra flight) untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat. Rute favorit masih didominasi tujuan Cengkareng, disusul Surabaya dan Kendari. Puncak arus balik terjadi pada 28 Maret 2026 dengan 41.387 penumpang dalam satu hari, menjadi rekor tertinggi selama periode posko." urainya.
Meski dihadapkan pada tantangan operasional, khususnya faktor cuaca yang memengaruhi ketepatan waktu penerbangan dengan capaian on-time performance sebesar 61,5 persen, seluruh kondisi dapat diantisipasi dengan baik. Beberapa pengalihan pendaratan (divert) juga berhasil ditangani tanpa mengganggu stabilitas operasional secara keseluruhan.
Dari sisi keamanan, Kapolsek Kawasan Bandara, Asri Arif, memastikan situasi selama periode Lebaran berlangsung aman dan kondusif. "Hal ini tidak lepas dari kolaborasi seluruh stakeholder, termasuk keterlibatan personel Polres Maros, TNI, dan otoritas bandara." katanya.
Penutupan posko ini menjadi momentum evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan ke depan. Dengan tingginya mobilitas masyarakat dan kesiapan operasional yang semakin matang, Bandara Sultan Hasanuddin kembali menegaskan perannya sebagai simpul transportasi udara strategis di kawasan timur Indonesia—tidak hanya sebagai titik transit, tetapi juga sebagai pusat layanan publik yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kepercayaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....