Pertamina Prediksi Lonjakan Pemudik di Sulsel Capai 5,4 Juta

  • 17 Mar 2026 22:59 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Makassar - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memprediksi mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 akan meningkat signifikan. Jumlah pemudik di wilayah Sulawesi Selatan diperkirakan mencapai sekitar 5,4 juta orang. Prediksi tersebut disampaikan dalam pemaparan kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 yang disiapkan untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama periode mudik Lebaran.

Berdasarkan proyeksi, puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 14 hingga 15 Maret 2026. Sementara puncak arus mudik kedua diprediksi berlangsung pada 18 hingga 19 Maret 2026.

Adapun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026, dan kembali meningkat pada 28 hingga 29 Maret 2026. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat akan berdampak langsung pada konsumsi energi.

“Kami memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan energi selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan aktivitas selama Lebaran,” ujarnya kepada wartawan Selasa, 17 Maret 2026 di Ruang Bright Gas Lt. II, Kantor Pertamina Regional Sulawesi (Jl. Garuda No. 1, Makassar)

Ia menjelaskan, konsumsi sejumlah jenis energi diproyeksikan mengalami kenaikan dibandingkan kondisi normal. Diantaranya, konsumsi bensin diperkirakan meningkat sekitar 6,2 persen, sementara LPG diprediksi naik sekitar 7 persen. “Peningkatan ini menjadi perhatian kami untuk memastikan pasokan tetap aman dan mencukupi di seluruh wilayah,” tambahnya.

Pertamina juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi, khususnya di wilayah rawan bencana, cuaca ekstrem, serta jalur utama mudik. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi energi agar tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri.

Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina sendiri telah mulai bertugas sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 untuk memastikan layanan energi tetap aman dan tersedia bagi masyarakat selama masa mudik Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....