Arus Mudik Meningkat, Polres Maros Siapkan Jalur Alternatif dan Pos Layanan
- 15 Mar 2026 19:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, arus kendaraan di jalur utama Kabupaten Maros diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Maros memprediksi puncak arus mudik di wilayah ini akan terjadi pada 18 Maret 2026, sehingga berbagai langkah antisipasi mulai disiapkan sejak dini.
Sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan oleh kepolisian, terutama pada jalur strategis yang menjadi akses utama pergerakan kendaraan dari dan menuju wilayah utara Sulawesi Selatan. Salah satu titik yang diprediksi mengalami kepadatan adalah kawasan perbatasan Maros dan Makassar, tepatnya di sekitar Grand Mall Mandai.
Kawasan tersebut diperkirakan akan dipadati kendaraan karena meningkatnya aktivitas masyarakat yang berbelanja kebutuhan menjelang lebaran. Lonjakan kendaraan di area pusat perbelanjaan sering kali berdampak langsung pada arus lalu lintas di jalan poros utama.
Selain itu, jalur Jalan Poros Maros–Pangkep juga masuk dalam kategori rawan macet. Beberapa titik penyempitan jalan, terutama di sekitar jembatan, kerap menjadi penyebab perlambatan kendaraan, khususnya saat volume kendaraan meningkat.
Sementara itu, kawasan Kappang turut menjadi perhatian karena kondisi jalannya yang berkelok. Situasi ini kerap memicu antrean kendaraan panjang apabila ada kendaraan besar yang melambat atau mengalami gangguan di tengah perjalanan. Untuk mengurangi potensi penumpukan kendaraan di jalur utama, kepolisian mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia.
Salah satunya adalah melalui Bypass Mamminasata, yang dapat digunakan pengendara untuk menghindari kepadatan lalu lintas di pusat Kota Maros. Selain itu, pengendara yang hendak menuju wilayah Bone atau kawasan sekitarnya juga dapat mempertimbangkan rute Moncongloe menuju Pattallassang agar tidak terjebak kemacetan di jalur poros utama.
Kasi Humas Polres Maros Ahmad mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan guna memastikan kelancaran arus mudik. "Kami memperkirakan peningkatan volume kendaraan akan mulai terasa menjelang 18 Maret. Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan serta memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujarnya, Minggu 15 Maret 2026.
Selain pengaturan lalu lintas, Polres Maros juga menyiagakan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di beberapa titik jalur mudik. Pos tersebut disiapkan sebagai tempat pemudik beristirahat sekaligus pusat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Petugas juga akan melakukan pengawasan serta pengaturan lalu lintas secara intensif di titik-titik rawan kepadatan. Kepolisian berharap kerja sama masyarakat dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas dapat membantu menjaga kelancaran perjalanan mudik tahun ini.
Dengan kesiapan petugas serta kesadaran pengguna jalan, arus mudik di wilayah Maros diharapkan dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.