Penumpang Bandara Hasanuddin Belum Rasakan Diskon Tiket Pesawat

  • 13 Mar 2026 20:51 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Pemerintah pusat memberikan potongan harga tiket pesawat sekitar 17 hingga 18 persen untuk periode mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan pada penerbangan domestik kelas ekonomi dengan tujuan membantu masyarakat memperoleh biaya perjalanan yang lebih terjangkau saat pulang kampung.

Namun di lapangan, kebijakan tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh sebagian pengguna jasa transportasi udara. Sejumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang berada di wilayah Kabupaten Maros mengaku harga tiket yang mereka peroleh masih berada pada kisaran normal.

Memasuki periode menjelang arus mudik Lebaran, aktivitas penumpang di bandara terbesar di kawasan Indonesia Timur tersebut mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah calon penumpang memilih melakukan perjalanan lebih awal guna menghindari lonjakan harga tiket sekaligus keterbatasan kursi penerbangan yang kerap terjadi mendekati hari raya.

Salah seorang penumpang, Fika, yang bekerja di Manokwari, mengaku tengah melakukan perjalanan menuju Yogyakarta untuk pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga.

Ia mengatakan harga tiket yang didapatkannya masih berada dalam kisaran normal, meskipun sebelumnya sempat mendengar adanya program diskon tiket pesawat dari pemerintah.

“Saya dapat tiket sekitar Rp3,5 juta dari Manokwari ke Jogja. Harganya sebenarnya normal, karena saya beli tiket sekitar satu bulan sebelum keberangkatan,” ujarnya Jumat 13 Maret 2026.

Menurutnya, membeli tiket jauh-jauh hari menjadi strategi paling aman untuk menghindari lonjakan harga maupun kehabisan kursi penerbangan yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

Pengalaman serupa juga disampaikan penumpang lainnya, Gita, seorang mahasiswa dari Universitas Halu Oleo yang melakukan perjalanan dari Kendari menuju kampung halamannya di Kolaka.

Gita mengaku memilih pulang lebih awal setelah melihat harga tiket pesawat yang berubah-ubah dalam beberapa waktu terakhir.

“Awalnya saya lihat harga tiket sampai Rp4 juta. Kebetulan saya dapat yang sekitar Rp1 jutaan, jadi langsung ambil. Makanya pulang lebih awal,” katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah mengumumkan kebijakan diskon tiket pesawat untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran, sebagian penumpang masih mengandalkan strategi membeli tiket lebih awal untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Di sisi lain, peningkatan pergerakan penumpang diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring semakin dekatnya puncak arus mudik Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....